LANGKAH yang diambil Golkar bertemu Jimmy dan mengawalnya bertemu dengan “orang pusat” cukup mengejutkan. Pasalnya, sejak jauh-jauh hari, tepatnya 14 Februari lalu para kader Golkar Karawang berkumbul bersama para kader Demokrat Karawang di Sekretariat DPD Golkar Karawang. Bahkan Cellica Nurrchadiana sebagai ketua DPC Demokrat—berstatus bupati, dan balonbup petahana, datang langsung, waktu itu.
Saat itu, hasil pertemuan yang diumumkan kepada awak media adalah , keputusan koalisi dengan Demokrat sesuai dengan kajian internal. Sebab pada Pilkada nanti, Golkar hanya akan mengusung pasangan yang kemungkinan besar menang. Sesuai dengan kajian internal, hasil survei Cellica cukup bagus. Itu menjadi salah satu alasan Golkar berkoalisi dengan Demokrat.
“Kita sepakat untuk bersama-sama (koalisi) pada Pilkada nanti,” ujarnya.
Mulyono, saat itu menyebut akan melapor ke dewan pimpinan daerah Jabar dan dewan pimpinan pusat terkait kesepakatan koalisi dengan Partai Demokrat.
“Di tingkat kabupaten, koalisi dan pengusungan petahana ini sudah disepakati,” ujarnya.
Sekjen DPC Partai Demokrat Karawang, Pendi Anwar menyatakan, sejak jauh-jauh hari pihaknya sudah menyatakan akan mengusung Ketua DPC Partai Demokrat Karawang Cellica.
“DPP Partai Demokrat sebenarnya sudah merestui tentang pengusungan petahana ini,” kata dia.
Jika Golkar ke luar dari barisab gerbong Cellica, praktis NasDem dan PKS yang kini belum menarik putusan mereka berada di belakang Cellica. Namun PKS juga dalam beberapa bulan terakhir belum terlihat menunujukan kemesraan—khususnya dengan Demokrat. Bahkan calon jagoannya yang pede bakal menjadi wakilnya Cellia di Pilkada 2020, Aep Syaepuloh justru terlihat lebih banyak didampingi oleh NasDem ketimbang PKS.
Beberapa kal KBE mencoba menghubungi PKS untuk mempertanyakan soal ini, namun belum ada respons. Di sisi lain NasDem kian pede paket jagoannya “Cellica-Aep” bakal maju dan menang di Pilkada. Perlu diketahu Haji Aep Syaepuloh awal dirinya mendeklarasikan maju menjadi bakal calon peserta Pilkada di PKS, bukan di NadDem. Bagakn pada sejumlah kesempatan Ketua DPD PKS, Dedi Sudraja membela Aep, bahwa dia adalah kader partai, menyusul banyaknya orang yang mempertanyakan status Aep di PKS. (mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here