PKB Punya Ketua Baru, Muncul Konflik Internal?

KARAWANG- Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat “Toleng” Hidayat Djati dipilih menjadi Ketua DPC PKB Karawang hasil Muscab PKB 2021 di Hotel Resind Karawang, kemarin. Menariknya, mantan Ketua DPC PKB sebelumnya, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari nampak tidak terlihat hadir. Isu adanya konflik pun menguat lagi, kendati baik Tolleng maupun Jimmy saling menutupinya.
Pemilihan Toleng jadi ketua dibacakan langsung oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Sesuai hasil sidang pleno Tolleng bakal memimpin PKB Karawang periode 2021-2026. Disinggung perihal hubungan ia dan ketidakhadirannya Jimmy di acara Muscab DPC PKB Karawang, Toleng menampik adanya gesekan anatara dia dan Jimmy. Ia tak mengetahui secara pasti apa alasan Jimmy tak menmghadiri acara Muscab.
“Yah, Alhamdulillah. Hubungan saya baik-baik aja, dan saya tidak mengetahui alasan Kang Jimmy tidak hadir dalam agenda ini.” kata dia.
Tolleng menjelaskan sebelum agenda utama pembacaan ketua baru oleh Muhaimin, ia sempat mengotak Jimmy. Ia menuturkan mengirimkan pesan ingin bertemu dengan Jimmy. Namun kata Toleng, Jimmy tidak bisa dengan alasan sedang berada di luar kota.
“Jam satu siang tadi saya berkomunikasi dengan Kang Jimmy, saya sampaikan bahwa mau bertemu tapi beliau sudah ada di luar Kota Karawang, ” tutur Rahmat, kepada awak media (7/2/2021).
Soal ada sejumlah nama pengurus inti di era Jimmy yang tidak masuk lagi ke pengurus inti seperti sekretaris dan bendahara, Toleng menyebut komposisi pengurus inti KSB (ketua sekretaris bendahara) ditunjuk langsung oleh DPP PKB sehingga orang-orang yang namanya disebut otomatis bakal mengisi kursi yang disiapkan selama lima tahun ke depan.
“Ya komposisi struktural DPC PKB Karawang, ditentukan oleh DPP PKB, untuk menahkodai DPC PKB Karawang selama Lima tahun kedepan” ucapnya
Saat ditanya apa yang akan ia lakukan setelah menjadi ketua, Tolleng menjawab perapihan pengurus internal PKB Karawang akan menjadi prioritas awal dan langsung diselesaikan dalam tempo waktu satu hari.
“Kami harus segera merapihkan kepengurusan DPC yang akan diselesaikan sore ini, karena yang sudah di tetapkan ileh DPP PKB kan baru lima orang, dan di sidang pleno tepatnya pada sidang komisi akan disusun kepengurusan secara lengkap” jelasnya.
Setelahnya, barulah dia akan mulai mengonsolidasi jajaran pengurus se-Karawang intuk mempercepat realisasi program-program kerja DPW PKB Jawa Barat dan DPP PKB.
“Kami ini hanya pelaksana, dan tidak punya program kerja tersendiri dari tigas agenda besar yang sudah dirancang oleh DPP PKB dan rencana strategis DPW PKB Jabar”pungkasnya.
Saat disinggung mengenai target raihan kursi di pileg mendatang, Tolleng dengan percaya diri menyebut angka 10-20 kursi. Hal ini lebih banyak dari capaian yang sudah berhasil diraih PKB semasa dipimpin Jimmy. Yakni 5 kursi di Pileg 2014 dan 7 kursi pada Pileg 2019.

“Kami akan konsultasi dengan dewan syuro sekiranya harus berapa kursi yang kami dapatkan di tahun 2024, rencana kami akan target 10 kursi atau 12 kursi atau 20 kursi dengan persetujuan dari dewan syuro. Dan berbicara strateginya itu rahasia dapur kita” ujarnya. (bbs/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here