Koalisi Politik Setengah Jadi

0

*** PKS-NasDem Usung Haji Aep
*** PDIP-Golkar Tawaran Duet Yesi-Firli

KARAWANG– Manuver politik parpol –parpol di Karawang untuk berkoalisi memenangkan Pilkada makin dinamis. Meski belum ada kesepakatan final alias masih setengah jadi, namu arah koalisinya mulai jelas.
Kemarin, PKS dan Partai NasDem Karawang telah bersepakat untuk berkoalisi dan mengusung H. Aep Syaepuloh dalam Pilkada Karawang. Hal itu terungkap dalam kunjungan PKS ke DPD NasDem di Jalan Rangga Gede Gempol Karawang Barat, Rabu (4/3/2020), yang dihadiri seluruh pengurus DPD NasDem dan DPD PKS Kabupaten Karawang.
Sekretaris DPD PKS Kabupaten Karawang, Nanda Suhanda mengungkapkan, NasDem sudah menyepakati dan akan resmi mengusung H. Aep Syaepuloh untuk jadi calon bupati. Bahkan disebutkan bahwa H. Aep sudah menjadi bagian keluarga NasDem seperti halnya PKS yang sejak awal mendorong H. Aep Syaepuloh sebagai calon bupati yang memilki historis berjuang bersama PKS memenangkan pilkada 2015.
“Dalam pertemuan ini kami PKS dan NasDem sepakat menginginkan suatu perubahan yang lebih baik untuk Karawang,” ungkapnya kepada pers.
Untuk menuju perubahaan yang lebih baik, lanjut dia, harus lahir dari pemimpin baru, gagasan baru dalam membangun Karawang yang lebih baik. “Maka syaratnya PKS-NasDem berkoalisi permanen untuk mengamankan perahu H. Aep ikut menjadi peserta pilkada, dengan mengenapkan kursi menjadi minimal jadi 10 kursi sebagai syarat maju di pilkada 2020,” ucapnya.
Dengan kursi parlemen yang dimiliki PKS dan Nasdem di Karawang, telaha terkumpul delapan kursi, dimana PKS memiliki enam kursi dan NasDem dua kursi. Artinya koalisi ini masih membutuhkan tambahan kursi untuk memenuhi syarat 10 kursi.
“Kami akan melakukan langkah langkah selanjutnya untuk bisa berkomunikasi dengan partai-partai lain yang punya napas gerakan perubahan Karawang lebih baik,” tuturnya.
Dikatakan, pihaknya ingin lahir pemimpin yang benar-benar siap bekerja untuk rakyat Karawang. Meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan pekerjaan, mengurangi penggnguran, siap bekerja untuk Karawang lebih baik.
“Karawang harus maju dan warganya bisa sejahtera di kampung sendiri. Maka kita tak bisa berharap kepada yang lain, kitalah yang harus siap bergerak untuk sebuah perubahaan,” tegasnya.
Duet Yesi-Firli
Sementara itu manuver serupa datang dar partai PDI Perjuangan. Dimana parpol ini terus memunculkan nama-nama baru diluar petahana.
Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono, tidak menampik adanya beredar kabar bahwa Firli Hanggodo Ganinduto (FHG) jadi kandidat kuat damping Yesi Karya Lianti di Pilkada Karawang 2020.
“Ya, sore ini Firli kami panggil ke DPD PDI-P Jabar untuk pendalaman,” kata Ono kepada pers, Rabu (4/3/2020) sore kemarin.
Ia menjelaskan, pendalaman yang dimaksud itu untuk menggali sejauh mana kesiapan diri Firli dan partainya untuk maju bersama Yesi di Pilkada 2020. “Ya mendalami peluang calon bupati dan wakil bupati di Pilkada mendatang,” ujarnya.
Ia juga membeberkan, masuknya nama Firli sebagai kandidat damping Yesi berawal dari terbukanya komunikasi politik yang dilakukan pihak Yesi ke sejumlah pimpinan parpol. “Kami memang meminta bakal calon untuk membuka komunikasi politik ke sejumlah parpol, lalu masuklah nama Firli ke kami,” bebernya.
Dikatakan, hasil tindak lanjut pendalaman Firli selanjutnya akan disampaikan ke pihak DPP PDI-P dan DPP Golkar. “Nanti pihak DPP lah yang memutuskan apakah pasangan ini dapat rekom atau tidak di Pilkada Karawang 2020,” pungkasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here