Kuli Bangunan di Tempuran Nyambi Dagang Narkoba: Nasibnya Berujung Dibui

0

KARAWANG – Seorang kuli bangunan asal Tempuran, Karawang, Hasanudin alias Tomas (25) diringkus Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang lantaran terbukti mengedarkan ganja, sabu dan obat-obatan seperti eximer, rexlona hingga alpazolam.

“Tersangka HS diringkus di rumahnya di Dusun Wagir Lumbung, Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran, Kamis (16/1) Pukul 19.00 wib,” kata Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Agus Susanto kepada KBE, kemarin (23/1).

Agus mengatakan, dari tangan tersangka petugas menemukan 9 paket kecil sabu, 1 paket kecil ganja, 4 toples eximer (masing-masing toples berisikan 1000 butir pil bertuliskan mf), 5 bungkus eximer yang dilakban orange, 8 butir rexlona, 10 butir alpazolam. 

“Kami mendapat melapor bahwa lokasi tersebut terdapat peredaran gelap narkotika. Kita tindaklanjuti dengan memantau lokasi pada Kamis (16/1) sekitar jam 19.00 wib, berhasil mengamankan tersangka Hasanudin yang gerak geriknya mencurigakan. Dan setelah digeledah kamar rumahnya berhasil menemukan ribuan pil, paket sabu dan ganja siap edar,” bebernya, Kamis  (23/1).

Lanjut Agus, dari keterangan tersangka, HS mengaku mendapatkan sabu dari BR yang kini masih buron melalui perantara MS (19) warga Kecamatan Cilamaya Kulon. “Mereka ini pemain lama. Tidak hanya sebagai pemakai, tapi juga kurir,” terangnya.

Pengembanganpun dilakukan petugas, MS yang menjadi perantara tersangka Hasanudin dalam transaksi narkotika dengan BR berhasil diamankan petugas pada Jumat, (17/1).

Tersangka Hasanudin kenai tiga pasal yaitu, Pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) Jo 111 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Serta Pasal 62 UU RI No.05 tahun 1997 tentang psikotropika dan Pasal 196 Jo 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (rie/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here