Lebaran, ASN Wajib Setor Foto Selfie

0

KARAWANG- Pemerintah melalui Kementrian PAN-RB, mengeluarkan aturan larangan mudik lebaran tahun 2021 bagi para ASN dan Keluarganya.  Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemen PAN-RB Nomor 08 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah atau Mudik Bagi ASN. Ada sanksi yang menunggu di depan, bagi para ASN yang terbukti melanggar. 
Guna mencegah mobilisasi ASN selama libur lebaran. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bakal mewajibkan seluruh ASN di Karawang mengirimkan foto selfie di rumah. Selama menjalani libur cuti bersama lebaran. 
Selain foto selfie, Cellica juga akan tetap memantau keberadaan para ASN di Karawang. Melalui aplikasi Sistem Informasi Absen Pegawai (SIAP) untuk mengetahui titik lokasi pengambilan foto tersebut. 
“Sesuai arahan Menpan RB, ASN dilarang melakukan mudik Lebaran tahun ini. Saya berharap semua mematuhi aturan tersebut,” ujar Cellica,  rabu (5/5/2021). 
Cellica menyebut, dengan pemantauan melalui aplikasi SIAP, para ASN tidak akan bisa berbohong. Pasalnya, dalam foto hasil absensi nanti. Akan ada titik koordinat pasti keberadaan para ASN tersebut. 
“Teknologi sudah maju jadi mereka bisa kita ketahui keberadaannya,” katanya
Pemanfaatan teknologi, lanjut Cellica, juga bisa digunakan sebagai alat untuk silaturahmi dengan keluarga. Misalnya menggunakan video conference, video call, zoom meeting, dan berbagai macam aplikasi lainnya.
Selain itu, kata Cellica, larangan mudik ini diperuntukan bukan hanya bagi ASN yang berstatus PNS. Tapi juga bagi mereka yang non-PNS yang bekerja di lingkungan Pemda Karawang.  “Seluruh ASN akan saya awasi, yang PNS mau pun non PNS,” kata Cellica. 
Masih kata Cellica, sesuai instruksi pemerintah pusat. Larangan mudik ini bukan diperuntukan bagi ASN saja. Akan tetap, kepada seluruh masyarakat di Indonesia. 
Khusus untuk warga Karawang, Cellica meminta agar masyarakatnya bisa mentaati aturan pemerintah untuk tidak melakukan mudik tahun ini.
“Saya imbau masyarakat juga tidak perlu mudik. Mari kita sama-sama rayakan lebaran tahun ini di rumah masing-masing,” pungkasnya. 
Dilansir dari laman Kemen PAN-RB, ada beberapa sanksi yang menunggu bagi para ASN yang kedapatan melanggar larangan mudik. Sanksi tersebut, seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dan PP nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. 
Setidaknya ada tiga tingkatan hukuman disiplin pagi PNS yang melanggar. Mulai dari Hukuman Disiplin Ringan, seperti teguran lisan dan tertulis, Hukuman Disiplin Sedang seperti penundaan kenaikan gaji, penundaan kenaikan pangkat, dan penurunan pangkat. Hingga Hukuman Disiplin Berat seperti pemberhentian secara tidak hormat. 
Hal tersebut juga berlaku bagi PPPK yang melanggar aturan disiplin. Namun, tindakan pemberian sanksi disiplin bagi PPPK ini, disesuaikan dengan karakteristik pada setiap instansi. (wyd/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here