BERLATIH PASKIBRAKA: Pelajar SMA/sederajat saat menjalani latihan paskibraka di GOR Disdikpora Karawang.

KARAWANG – Puluhan pelajar asal SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Kabupaten Karawang terus melakukan persiapan jelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Mereka kembali berlatih paskibraka (pasukan pengibar bendera pusaka) secara tatap muka mulai akhir Juli 2020.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Karawang, Jaeni, didampingi Kasi Pemuda, Kosasih, melalui pelaksana seksi pemuda, Risman Maulana, mengatakan, sesuai hasil seleksi pada Februari 2020 dan SK Kepala Dinas pada Juli 2020, terdapat 50 pelajar yang berasal dari jenjang SMA/sederajat yang kini menjalani latihan di GOR Disdikpora Karawang.

“Saat ini proses latihan digelar seminggu dua kali dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti cek suhu, memakai masker, disediakannya alat cuci tangan, jaga jarak, dan pembagian kelompok yang terdiri dari sembilan orang agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Risman, kepada KBE, Kamis (30/7).

Kendati proses latihan melibatkan 50 pelajar, Risman menjelaskan, nantinya petugas paskibraka tingkat Kabupaten Karawang hanya melibatkan 3 orang untuk penaikan bendera pada pagi hari, dan 3 orang untuk penurunan bendera pada sore hari.

“Jumlah tersebut sesuai keputusan Kementerian Sekretariat Negara. Jadi nantinya pelajar yang tidak bertugas di tingkat kabupaten (Karawang) akan dikirimkan ke OPD atau kecamatan yang membutuhkan petugas paskibraka,” jelas pria yang menjabat juga sebagai ketua PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Karawang ini.

Untuk penentuan paskibraka yang bertugas di tingkat kabupaten, Risman mengungkapkan, akan ditetapkan setelah pelaksanaan latihan intensif yang akan digelar mulai 7-17 Agustus mendatang.

“Paling lambat tanggal 15 Agustus telah kami tetapkan. Selama proses latihan intensif, nantinya seluruh pelajar akan menjalani latihan setiap hari di Lapang Karangpawitan atau Makodim 0604 Karawang. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Risman menegaskan, kendati persiapan tahun ini berbeda dari sebelumnya karena adanya pandemi covid-19, ia optimistis seluruh pelajar yang saat ini menjalani latihan siap melaksanakan tugas dengan baik.

“Secara fisik maupun mental insyaallah anak-anak siap. Karena sebelum adanya pandemi mereka telah menjalani latihan pada Februari dan awal Maret, kemudian dilanjutkan secara virtual hingga akhir Juli, dan saat ini kembali tatap muka meski dengan suasana yang berbeda,” katanya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here