PELAYANAN : Operator E-KTP Kecamatan Cilamaya Wetan saat melayani perekaman E-KTP warga sesuai anjuran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Karawang.

KARAWANG – Meluasnya wabah virus korona (Covid-19) di Kabupaten Karawang, tidak hanya mempengaruhi aktifitas sehari-hari warga kota lumbung padi. Namun rupanya, pengaruh Pandemi Covid-19 juga mulai menjalar ke pelayanan masyarakat di kantor-kantor pemerintahan.
Seperti di Kecamatan Cilamaya Wetan. Meskipun pelayanan masyarakat berjalan dengan normal. Namun, sebagai upaya pencegahan penularan virus korona. Muspika Cilamaya Wetan melakukan pembatasan disejumlah pelayanan. Salah satunya pelayanan E-KTP.
Kasie Pelayanan Umum, Kecamatan Cilamaya Wetan, Ibrahim Apriliyana menuturkan, sesuai anjuran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Karawang. Proses pelayanan E-KTP dibatasi hanya 4 jam setiap hari. Yaitu dimulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.
“Pembatasan itu sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan Kecamatan Cilamaya Wetan,” ujar Ibrahim, kepada KBE, kemarin (1/4).
Ibrahim juga menjelaskan, selain dilakukan pembatasan jam operasional. Selama pelayanan berlangsung, pihaknya mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
Yaitu dengan cara, melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum warga memasuki lingkungan kecamatan. Kemudian, dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun yang sudah tersedia di depan Kantor Camat Cilamaya Wetan.
“Duduknya pun kita batasi, dikasih jarak minimal 1 meter. Yang boleh masuk ke dalam ruang perekaman hanya satu orang. Waktunya juga dibatasi,” jelasnya.
Sementara, Operator Perekaman E-KTP Kecamatan Cilamaya Wetan, Deni Setiawan menambahkan, meskipun pelayanan dibatasi waktu. Namun antusias masyarakat tetap tinggi.
Buktinya, kata dia, dalam sehari pihaknya bisa melakukan perekaman E-KTP 10 hingga 20 orang. Serta pelayanan Kartu Keluarga (KK) sekitar 5 orang per hari.
“Pembatasan itu tidak berpengaruh pada kuantitas pelayanan. Justru di masa libur sekolah ini, anak-anak SMA banyak yang melakukan perekaman,” paparnya.
Salah satu warga yang melakukan perekaman E-KTP, Risma mengatakan, protokol kesehatan yang diterapkan di lingkungan Kecamatan Cilamaya Wetan dalam mencegah penularan Covid-19 diapresiasi warga.
“Ya bagus begitu, kami jadi merasa aman. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu,” timpalnya. (wyd/rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here