KARAWANG – Dandim 0604 Kabupaten Karawang, Letkol Inf. Medi Hariyo Wibowo, menjelaskan keterlibatan TNI dalam penanganan Covid-19 di Karawang. Pasalnya  sebagai abdi negara, TNI ikut terlibat dalam penanganan Covid-19. Tak terkecuali di Karawang.
“TNI di Kodim, di Koramil hingga ke pelosok desa terlibat untuk penanganan dan pencegahan Covid-19,” katanya kepada wartawan, senin (2/11/2020).
Lanjut Medi, informasi dan pengaduan dari Covid-19. Menurutnya masyarakat bisa call center di gugus tugas covid-19 Karawang melalui online atau media sosial, seperti Instagram atau Facebook. 
“Call center kita siapkan 24 jam. Petugas operator dari relawan, mahasiswa dan masyarakat,” ungkap Medi.
Medi juga mengungkapkan, awalnya Covid di Karawang. Apalagi saat itu pasien terkonfirmasi positif adalah Bupati Karawang di bulan Maret 2020. “Rasa cemas pasti ada, karena manusia. Apalagi saat itu awal-awalnya corona, bupati sendiri pasien pertama dan saya sering bersama karena Muspida,” jelasnya.
Namun, lanjutnya, hasil test swab menyatakan pihaknya negatif. Sebab, ia mempunyai komitmen diri disiplin. “Selalu berdo’a dan Istiqomah. Tingkatkan imun dan kuatkan iman, yaitu dengan beribadah insya Allah aman,” imbuh Medi.
Medi berpesan masyarakat Karawang harus disiplin protokoler kesehatan. Perusahaan juga harus disiplin. Dan semua elemen disiplin sebagai pencegahan penularan Covid-19. “3 M harus dilakukan. Pakai masker, men cuci tangan dan jaga jarak. Patroli dari TNI selalu dilaksanakan. Sosialisasi dan edukasi untuk masyarakat,” pungkasnya. (bbs/rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here