SEMBAKO: Acara pembagian beras dan sembako kepada para buruh di Gudang Bulog Sub Divre Karawang Bekasi.

KARAWANG – Akibat pandemi corona kian bertambah buat ribuan buruh di Jawa Barat yang dirumahkan. Untuk meringankan beban mereka, Polda Jabar menyalurkan 3,1 Ton beras serta sembako kepada para buruh tersebut.

“Kita menyalurkan bantuan paket sembako untuk 2500 buruh yang mendadak berhenti bekerja karena dirumahkan,” ujar Sabilar Rosyad, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jabar saat ditemui di Gudang Bulog Sub Divre Karawang Bekasi, Palumbonsari, Jalan Syekh Quro, kemarin (15/4).

Lanjut Sabilar, tak sedikit para buruh yang dipotong upahnya. Pemotongan upah, kata Sabilar disinyalir akibat kinerja ekpnomi perusahaan yang drop saat pandemi corona. “Tak sedikit yang dipotong upahnya. Pemotongan berkisar di 40 persen hingga 50 persen. Bahkan ada yang tidak dibayar. Padahal biaya hidup tak ikut turun,” ungkapnya.

Menurut Sabilar, pihaknya bekerja sama dengan Polda Jabar memberikan bantuan untuk buruh di Karawang, Subang, Cirebon, Cimahi dan Bandung Raya. “Sebagai empati dari Polda Jabar untuk buruh di jabar,” kata Sabilar.

Ia menilai, bantuan tersebut dapat meringankan hidup buruh yang tak diupah saat dirumahkan. Menurut Ranto Aprianto dari FSPMI Karawang, saat ini buruh bertahan sebisanya. “Mereka menguras tabungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan tak sedikit yang mendadak jadi pedagang online. Karena mereka tak diupah,” imbuhnya.

Selain diberi bantuan 5 kilogram beras, para buruh juga mendapat bantuan 2 liter minyak goreng dan satu dus gula pasir. “Mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” pungkas Sabilar. (rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here