Pemkab Karawang di tengah situasi pandemi yang belum terkendali menggelontorkan anggaran Rp 1,4 miliar untuk TPAS Jalupang di Desa Wancimekar, Kotabaru.

KARAWANG– Pemkab Karawang di tengah situasi pandemi yang belum terkendali menggelontorkan anggaran Rp 1,4 miliar untuk TPAS Jalupang di Desa Wancimekar, Kotabaru. Dalam pengumuman di situs LPSE Karawang anggaran itu akan dipergunakan untuk peningkatan jalan akses TPAS Jalupang.
Pegiat antikorupsi, Pancajihadi Al-Panji memandang miring adanya gelontoran anggaran untuk untuk peningkatan jalan akses TPAS Jalupang. Panji menilai anggaran ini akan lebih bermanfaat jika dipakai untuk perbaikan jalan di Cilamaya yang belum lama ini viral lantaran ada rombongan pesepeda dan mobil yang terjebak di kubangan jalan penuh lumpur.
Menurut Panji, sejak awal dibuat, TPAS Jalupang sudah sangat kental ketidakberesan–akhirnya berbuntut hingga saat ini megaproyek incenerator di TPAS Jalupang yang memakan uang tak sedkit, tak kunjung bisa difungsikan.
“Jadi begini, itu peningkaatan akses itu untuk di luar atau di dalam saja kita belum tahu. Di sisi lain, kita semua tahu di dalamnya saja belum beres,” kata dia kepada KBE. “Kalau itu dipaksakan, lihat saja. Kita awasi mulai dari proses lelang sampai realisasi bila banyak kejanggalan akan kita laporkan ke penegak hukum dan LKPP,” timpal dia.
Padahal kata dia, saat ini banyak masalah serius di dalam TPAS Jalupang yang tak kunjung selesai. Dan, lanjut Panji, menjadi tanda selama lima tahun terakhir Pemkab Karawang gagal mengurusi sektor pengelolaan sampah.
“Di luar dari konteks hukum, itu lain hal lagi, Pemkab Karawang gagal urus sampah. Incenerator tak berfungsi, kapasitas overload, program pembangkit listrik tenaga tinja tak jelas pertanggungjawabannya, belum lagi soal swastanisasi yang prosesnya sejauh mana saat ini tak jelas,” kata dia.
Panji menilai adanya proyek peningkatan akses jalan ke TPAS Jalupang justru terkesan kembali menghamburkan uang dan lagi-lagi lokasinya di TPAS yang berada di perbatasan Karawang-Subang itu.
“Cuma menghamburkan duit saja,” sindirnya.
Sekadar diketahui pada APBD-P 2020 Pemkab Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan disetujui DPRD Karawang emnggelontorrkan anggaran sebanyak Rp 1,4 miliar untuk peningkatan akses jalan TPAS Jalupang. Tender proyek dimulai sejak 24 September lalu dan dijadwalkan penandatanganan kontrak kerja dengan kontraktor pemenang tender 23 Oktober mendatang. (mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here