KARAWANG– Jumlah kumulatif kasus covid-19 di Karawang sejak kasus awal sampai saat ini sudah hampir menyentuh 1.000 kasus. Kini jumlah kasus total tembus di angka 995 dengan angka pasien yang masih postif aktif dalam perawatan mencapai 210 orang. Semua warga harus lebih waspada, terlebih penyebaran virus di Karawang sudah tak lagi per klaster.
Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan, kasus baru covid-19 per hari rabu kemarin (14/10) bertambah 32 orang dari hari sebelumnya. ‎”Rincian 210 orang dalam perawatan, 750 orang dinyatakan sembuh dan 35 orang meninggal dunia,” kata Fitra.
‎Ia menuturkan, keterisian bed di rumah sakit rujukan Covid-19 juga kembali penuh. Setelah sebelumnya mengalami penurunan yang cukup tinggi. Hal tersebut memaksa Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menyiapkan bed tambahan, sebagai antisipasi membludaknya pasien Covid-19 di Karawang. ‎
“Sebelumnya sempat turun. Tapi hari ini peningkatan cukup tinggi. Masih didominasi kalangan industri. Dan ini juga hasil tracing. Tidak menutup kemungkinan ada penambahan lagi,” kata Fitra.

Tak Lagi Terklaster dan Zona Merah Lagi

Semenyata itu sebelumnya satgas covid Karawang pun kewalahan memetakan klaster kasus, bahkan menyebut penyebaran virus sudah tak terklaster. Hiruk-pikuk kampanye pemilihan bupati yang kian memanas dan saling unjuk basis dukungan massa, membuat ancaman ledakan kasus covid-19 di Karawang itu berpotensi terjadi di depan mata.
Tidak terklaster. Artinya ini peringatan bagi warga Karawang secara keseluruhan,” kata Juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana dalam keterangan, Minggu (11/10/2020).
Satu hari setelah penumuman penyebaran covid di Karawang tak lagi terklaster, Pemprov Jawa Barat mengumumkan Karawang harus masuk ke zona merah penyebaran dan penularan kasus covid-19 di Jawa Barat.
Hanya tiga daerah yang minggu ini masuk zona merah. Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Kabupaten Bekasi, Kuningan dan juga termasuk Karawang. Dari tiga daerah yang masuk jadi zona merah, hanya Karawang yang juga berbarengan dengan proses kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati. (bbs/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here