STAF MEETING : Satpel PPKB Karawang Timur, gelar staf meeting dengan protokol kesehatan dan pentingnya pengetahuan pola asuh anak.

Pentingnya Pengetahuan Pola Asuh Anak

KARAWANG – Menjadi orang tua bukan sebuah pekerjaan mudah. Apa lagi, bagi mereka pasangan muda yang baru pertama kali memiliki anak. Pengetahuan seputar pola asuh dan cara yang benar dalam mendidik anak jadi hal penting yang harus dipelajari.
Melihat situasi itu, Satpel PPKB Karawang Timur, gencar melakukan sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB). Guna membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, juga memiliki akhlak yang baik.
Admin Satpel PPKB Karawang Timur, Hanifah Solihah menjelaskan, dalam kesehariannya, tugas penyuluh KB ditingkat kecamatan tidak melulu hanya sosialisasi seputar program Keluarga Berencana saja.
Salah satu program bawaan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), yang juga harus disosialisasikan, yaitu pembinaan keluarga. Mulai dari balita, remaja, sampai lansia.
“BKB ini sangat penting, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya, dalam membina tumbuh kembang balita melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, emosional dan sosial ekonomi dengan sebaik-baiknya,” ujar Hanifah, usai melaksanakan Staf Meeting di Kantor Satpel PPKB Karawang Timur, Selasa, (12/1/2021).
Hanifah menjelaskan, manfaat bagi orang tua yang mengikuti program BKB. Diantaranya membuat orang tua lebih pandai membagi waktu dalam mengurus, mengasuh dan merawat anak, lebih memahami pola asuh anak.
Sehingga dapat meningkatkan keterampilan dalam hal mengasuh, mendidik anak dan lebih baik dalam membina anak. Serta orang tua dapat mencurahkan perhatian kepada anaknya sehingga tercipta ikatan batin yang kuat.
Beberapa hal tersebut, kata dia, akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Dan menjadikan mereka memiliki berkepribadian luhur, tumbuh dan berkembang secara optimal, cerdas, terampil, sehat dan memiliki kepribadian yang kuat, serta akan jadi anak yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Dimulai dari BKB kemudian akan tercipta keluarga yang berkualitas,” tandasnya.
Disisi lain, Koordinator Satpel PPKB Karawang Timur, Caesaria Rahayu menambahkan, dalam pelaksanaan BKB ini. Peran kader KB di desa diantaranya, sebagai fasilitator untuk mengkoordinir sumber daya yang ada dalam program BKB.
Motivator untuk memotivasi dan mendukung program BKB, dan katalisator untuk menjembatani hubungan individu dan kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan kelompok dengan instansi. Baik pemerintah maupun non pemerintah.
“Kami berharap dengan pengetahuan dan edukasi ini, akan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” harapnya. (wyd/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here