KARYA SENI: Seniman rupa Jack Haris tidak hanya berdiam diri disaat pandemi wabah covid 19 terjadi di dunia menuangkan apa yang ia rasakan lewat karya diiringi oleh instrumen music.

KARAWANG– Menyikapi pandemi yang menimpa masyarakat dunia. Seniman rupa, Jack Haris melakukan aksi lukis berjudul “Sunyi Bumi” di Monumen Perjuangan Rawa Gede, Rawamerta, Karawang.
Selaku seniman rupa asli Karawang, Jack Haris tidak hanya berdiam diri disaat pandemi wabah covid 19 terjadi di dunia bahkan negri ini. Meski dengan keterbatasan alat dan fasilitas yang ada, beliau tetap menuangkan apa yang ia rasakan lewat karya, Jack Haris juga diiringi oleh nuansa musik instrumen Daud (Cello) dan Yuda (Hangpan).
“Menanggapi apa yang terjadi saat ini, di mana bumi tengah mengalami keheningan bising manusia. Bukan hanya karena kematian jiwa, melainkan rasa, cinta, dan kasih di setiap individu. Dalam lukisan yang terlihat ada dua makna yang tergambar tentang manusia dan alam, yang saling terhubung, dan tidak pernah bisa terpisahkan,” jelas Jack Haris saat diwawancarai
“Kita tidak akan bisa mampu bertahan ketika rasa cinta kita sunyi dalam lubuk hati. Sunyi bumi saat ini semoga tidak terjadi dalam setiap insan,” tandasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here