PRODUK UMKM : Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, sedang pamerkan produk UMKM Karawang kepada Indomaret.

Indomaret, Biskuat dan Pemda Karawang Gelar Pelatihan UMKM

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat banyak pelaku UMKM di Karawang terpuruk. Sebagai upaya membangkitkan semangat pelaku usaha mikro. Indomaret, Biskuat dan Pemda Karawang berkolaborasi membuat acara pelatihan. 

BERTAJUK pelatihan kewirausahaan mandiri bagi UMKM. Acara bertema Strategi UMKM Bertahan di Masa Pandemi-Covid-19 itu, merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indomacro Prismatama dan Biskuat.  
Hadir sebagai Pemateri, Purwanto Wahyudi selaku Microeconomics Project Executive PT.Indomarco Prismatama, serta Puguh Priyo Sudibyo, sebagai Pakar Olahan Pangan.
Kegiatan yang terselenggara berkat kerja sama dengan Pemda Karawang, melalui Dinas Koperasi dan UKM itu, digelar pada hari Senin, 12 April 2021 lalu. Dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.
Tujuan digelarnya kegiatan tersebut, selain memberi kesempatan bagi produk UMKM terbaik di Karawang tampil di Indomaret. Pelatihan itu juga bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha membuat produknya lebih menarik. Pelatihan itu juga dilengkapi dengan beberapa strategi pemasaran produk. 

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya mengatakan, Indomaret menjadi ritel modern pertama yang siap bekerja sama dengan Pemda Karawang, untuk memasarkan produk-produk UMKM terbaik di Karawang. 
“Ke depan kami berharap semua ritel modern dan kawasan industri, ikut andil dalam memasarkan produk-produk UMKM di Karawang,” ujar Bupati Cellica.
Pada kesempatan itu, Cellica juga memberikan semangat dan motivasi kepada para pelaku UMKM di Karawang. Untuk terus konsisten dan berinovasi di dalam persaingan yang semakin ketat. 

“Saya meminta keseriusan dan ketekunan dalam membuat inovasi produk sehingga bisa dapat lebih bersaing dengan produk luar daerah lainnya” ujarnya.
Branch Manager Indomaret Cabang Purwakarta, Rony Hartono menambahkan, salah satu kesuksesan produk adalah packaging atau kemasan yang baik. Karena akan menjadi nilai tambah untuk bersaing dengan produk lainnya. 
“Kami dari Indomaret mengadakan program pelatihan agar bisa memberikan informasi dan wawasan tambahan tentang inovasi produk,” ujar Rony.

“Harapannya, para pelaku UMKM lebih profesional dalam menjual produknya di modern outlet dan on line. UMKM bisa kreatif, inovatif untuk tahun depan,” harapnya. 
Di tempat yang sama, Microeconomics Project Executive, PT Indomarco Prismatama, Purwanto Wahyudi menambahkan, pelatihan ini menjadi salah satu tanggung jawab dari Indomaret.
Pasalnya, lanjut Purwanto, perusahaannya punya komitmen bagaimana membantu para pelaku UMKM. Agar bisa memproduksi produk-produk yang berkualitas. Serta layak untuk dipasarkan 
“Pelatihan ini, tujuannya untuk membantu menaikan kelas UMKM. Harapannya, nanti mereka bisa menghasilkan suatu produk yang hasilnya betul-betul sudah bagus. Supaya, ke depan tidak hanya dijual di Indomaret, tetapi juga bisa dijual di tempat lain,” jelasnya. 
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang, Ade Sudiana menambahkan, kegiatan pelatihan dan kerja sama dengan Indomaret ini. Merupakan salah satu strategi Pemda Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM, agar para pelaku usaha mirko ini bisa bertahan di tengah pandemi.
“Saat ini baru 70 UMKM, setalah pelatihan ini. Produk yang terseleksi akan masuk ke Indomaret. Kami harap ritel lain bisa mencontoh,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Forum Wirausaha Karawang (Forwika), Asep Mulyana mengatakan, anggota Forwika sendiri ada 800 UMKM. Sedang mengikuti seleksi sebanyak 200 UMKM untuk kemudian bisa memasukan produknya ke Indomaret.
“Sesuai dengan prokes, kita gelar kegiatan ini dengan 70 UMKM terbaik. Nanti semua produknya di bawa ke Indomaret untuk di seleksi lagi, layak tidaknya masuk ke ritel Indomaret,” jelasnya. (bbs/mhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here