KARAWANG– Pesta demokrasi Pilkada Karawang terpaksa berlangsung ditengah Pandemi Covid-19. Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni nomor urut 01 Yesi-Adly, nomor urut 02 Cellica-Aep, dan nomor urut 03 Jimmy-Yusni. Bersaing merebut 1,6 juta lebih hak pilih yang terdaftar dalam DPT Pilkada tahun ini.  

Data yang berhasil KBE himpun dari KPUD Karawang, sebanyak 1.643.490 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) itu, tersebar di 309 desa/kelurahan dari 30 kecamatan di Kabupaten Karawang. Secara total, KPUD Karawang menyediakan 4.451 tempat pemungutan suara (TPS). Dengan target suara masuk 70 persen.

Sehari jelang waktu pemilihan tiba. Sejumlah Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap daerah berlomba untuk mengajak masyarakat datang ke TPS. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menarik minat masyarakat mencoblos. Dilakukan dengan cara, menghias TPS seunik mungkin.

Di Kecamatan Tempuran misalnya. Dari 127 TPS yang tersebar di 14 desa. Beberapa diantaranya menyiapkan TPS bernuansa unik. Tentu saja tujuannya untuk menarik minat masyarakat menyalurkan hak suaranya.

Seperti di  TPS 002, Dusun Cikuntul Barat, Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran. Panitia TPS setempat, berdandan layaknya raja minyak asal Timur Tengah. Lengkap dengan jubah putuh dan sorban merah yang dibalut kacamata hitam di wajah.

Usut punya usut, dandanan ala-ala “Raja Salman” itu. Punya maksud lain dibalik sekedar menjaring warga untuk menyalurkan hak suaranya.

Ketua PPS 002 Desa Cikuntul, Wana Surpiadi memaparkan, selain untuk menarik minat warga datang ke TPS. Ide seragam ala Timur Tengah ini juga muncul, sebagai ciri. Bahwa mayoritas warga di Desa Cikuntul banyak yang bekerja di Timur Tengah sebagai TKW/TKI.

“Kalau Pemilu kemarin kita temanya selalu dalam negeri. Yang sekarang kita mau yang unik. Dipilih lah tema ini (Timur Tengah,red),” ujar Wana, kepada KBE, Rabu, (9/12/2020) kemarin.

“Kebetulan juga warga kami banyak yang kerja jadi TKW. Jadi pas gitu buat ciri khas,” tandasnya. 

Tak hanya di Desa Cikuntul. TPS unik juga ada di Desa Purwajaya. Tepatnya  di TPS 001 Dusun Wagir Kuntul, Desa Purwajaya. Panitia TPS setempat, menyulap bilik-bilik suara menjadi layaknya istana boneka. Dengan menggantungkan puluhan boneka di langit-langit TPS. Serta dengan desain unik yang tentunya menarik.

Ketua PPS 001, Desa Purwajaya, Rapin mengatakan, hal itu dilakukan tim PPS untuk menarik minat masyarakat datang ke TPS. Selain menyediakan TPS yang instagramable. PPS setempat juga memastikan protokol kesehatan yang ketat. Untuk keamanan dan kenyamanan masyarkat.

“DPT di TPS ini 450 orang. Alhamdulillah upaya kami berhasil, dengan serapan suara sekitar 80 persen,” ujar Rapin.

Disisi lain, Camat Tempuran, Suwandi mengatakan, Muspika Kecamatan Tempuran menargetkan suara masuk sebesar 70 persen. Dalam Pilkada Karawang tahun 2020 ini.

Hasilnya, dari 47.388 DPT Kecamatan Tempuran. Surat suara yang masuk dan dinyatakan sah sebanyak 34.365 suara. Sedangkan suara tidak sah tercatat sebanyak 273 surat suara. Hingga akhir penghitungan keseluruhan, presentase pemilih di Kecamatan Tempuran mencapai 73 persen.

“Saya mengapresiasi upaya KPPS di lapangan dengan membuat tema-tema unik ini. Alhamdulillah, berkat itu target 70 persen sudah tercapai,” ucapnya. (Wyd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here