Wakzi Saglak, Jagoan Motor Trail yang Terpilih Jadi Kepala Desa

0

*** Kisah Dicintai Masyarakat Desa Pasirjaya Cilamaya

Wajah Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, diprediksi bakal berubah selama 6 tahun ke depan. Pasalnya, dalam kontestasi Pilkades angkatan 45 kemarin, Abdul Hakim alias Wakzi Saglak, jagoan motor trail asal Tanah Tanjung Baru, terpilih jadi Kepala Desa Pasirjaya periode 2020-2026. 

WAHYUDI-Karawang

Terpilihnya Saglak jadi Kades Pasirjaya tak membuat warga desa terkejut. Diketahui, sudah sejak lama sosok Saglak diidamkan masyarakat untuk jadi pemimpin milenial di Desa Pasirjaya.

Panglima Komunitas motor Trail Adventure Cilamaya Community (Tracco) itu, dikenal sebagai pribadi yang cerdas, santun, dan pandai bergaul. Selain masih muda, Saglak juga dinilai memiliki visi yang bagus untuk merubah wajah Desa Pasirjaya menjadi lebih baik.

Kepada KBE, Kades Pasirjaya terpilih, Abdul Hakim alias Saglak menceritakan, awalnya keluarga besarnya tak merestui untuk ia maju jadi calon Kades Pasirjaya. Bahkan, Saglak sendiri mengaku tak pernah bercita-cita untuk maju sebagai calon kades.

Namun, dorongan tokoh masyarakat dan tokoh tani yang sangat kuat pada dirinya. Membuat pria lulusan S1 Teknik Ekonomi Universitas Pasundan itu, maju sebagai calon Kepala Desa Pasirjaya

“Saya jadi koordinator di Komunitas Tracco sudah 3 tahun berjalan. Biarpun sekarang sudah jadi kades, saya tetap akan naik motor trail,” ujar Saglak, Selasa, (25/2).

Saglak menceritakan, ia terpilih menjadi Kepala Desa Pasirjaya setelah berhasil mengalahkan 3 lawannya termasuk petahana, dengan perolehan suara yang cukup telak.

Dalam hasil penghitungan suara, Saglak sebagai calon nomor urut 2 berhasil meraih 2.407 suara, sementara calon nomor urut 1 Tantowi Usman meraih 277 suara, sementara nomor urut 3 Agus Ma’mun meraih 1.759 suara, sedangkan calon petahana nomor urut 4 Mahrus Umar hanya meraih 287 suara.

“Alhamdulillah masyarakat sangat mencintai saya. Dengan kepercayaan yang mereka berikan, saya akan membangun Desa Pasirjaya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Saglak bilang, di seratus hari pertama sebagai Kepala Desa Pasirjaya, dirinya bakal fokus membenahi internal perangkat desa serta peningkatan untuk pelayanan masyarakat. 

“Saya akan fokus benahi pelayanan di kantor desa dulu. Baru setelah itu mulai kita garap infrastruktur,” ujar kades gaul yang baru berusia 38 tahun itu.

“Pasirjaya ini punya banyak potensi. Tinggal kita gali dan kembangkan. Bersama masyarakat, saya siap bangun Pasirjaya,” imbuhnya. 

Marno Sumarno warga Dusun Ceah, Desa Pasirjaya mengatakan, terpilihnya Saglak menjadi Kepala Desa Pasirjaya yang baru merupakan angin segar untuk perubahan Desa Pasirjaya menjadi lebih baik.

Petani jamur itu bilang, tokoh masyarakat tani sejak awal berharap banyak, agar Saglak si anak motor yang visioner. Bisa menfokuskan pembangunan infrastruktur. Khususnya, akses jalan tani yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami masyarakat tani gembira. Tokoh yang kami usung menang. Mudah-mudahan, mampu membawa perubahan,” ucapnya.

Ketua Panitia Pilkades Pasirjaya, Ahmad Fanani menambahkan, Pilkades di Desa Pasirjaya telah sukses digelar. Perjalanan panjang yang telah ditempuh, akhirnya selesai. Dengan terpilihnya Abdul Hakim alias Wakzi Saglak, sebagai KadesPasirjaya yang baru. 
“Alhamdulillah, disini semua sukses tanpa ekses,” pungkasnya. (* )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here