ZONA AMAN: Pusat Informasi Penyebaran Corona di Jawa Barat menunjukkan Purwakarta tidak termasuk zona merah penyebaran virus korona. Sementara IDI Purwakarta juga merilis bahwa Purwakarta bukan daerah transmisi Covid 19 di Jabar.

Purwakarta Bukan Daerah Penularan Covid 19

PURWAKARTA – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Purwakarta, dr Susilo Atmodjo menegaskan, wilayah Kabupaten Purwakarta bukan merupakan daerah transmisi lokal penyebaran Covid-19. Hal ini berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang hingga kini tidak memasukan Purwakarta sebagai daerah penularan.
“Terpenting untuk mengetahui bagaimana posisi status daerah Kabupaten Purwakarta. Alhamdulillah sejauh ini kementerian kesehatan tidak memasukkan daerah ini sebagai daerah penularan antar warga. Atau bisa disebut, Purwakarta bukan daerah transmisi lokal penularan Covid-19,” kata Susilo.
Menurutnya, hal ini penting diketahui, karena status tersebut. Bagi warga yang punya keluhan flu, demam, batuk dan tidak pernah kontak dengan orang yang dicurigai covid serta tidak bepergian ke daerah Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Bekasi maka statusnya batuk pilek biasa, bukan covid.
Ia pun meminta warga tidak panik namun tetap waspada mengantisipasi Covid-19 ini. Jika dalam tempo 14 hari ada gejala sakit atau punya riwayat kontak langsung dengan pasien dan ke daerah penularan bisa segera memeriksaakan diri.
“Ini harus melakukan karantina mandiri. Dan kalau belum membaik, maka bisa periksa ke Puskesmas atau klinik terdekat. Jika bapak dan ibu ada riwayat bepergian daerah, tadi atau kontak juga sesak napas, maka segera ke rumah sakit untuk diperiksa,” tuturnya.
IDI mengajak semua pihak dan secara bersama-sama berusaha agar status Kabupaten Purwakarta bebas penularan. Ia berharap, bencana wabah jni bisa segera berakhir.
Dia menegaskan, kini hampir seluruh rumah sakit di Purwakarta telah menyiapkan Tim Covid-19. “segera periksakan jika ada warga yang mengalami gejala sesak napas dan keluhan lain,” ujarnya.
Sementara itu disampaikan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada update perkembangan penanganan Covid-19 didampingi jajaran Satgassus Covid-19 Purwakarta di Bale Nagri Setda Purwakarta, Senin (23/3/2020), bahwa saat ini Purwakarta relative aman.
Ambu Anne juga mengatakan, terdapat seorang yang PDP telah dirujuk ke RS Rotinsulu merupakan seorang mahasiswi yang kuliah di Jakarta dan dia pulang ke wilayah Bojong. “Dua hari lalu mahasiswi ini kami rujuk ke Rotinsulu. Dan kami sekarang tetapkan kasus corona di Purwakarta sebagai kejadian luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya sangat penting menjaga teritorial Purwakarta tetap kondusif, salah satunya dengan cara warga Purwakarta dilarang masuk wilayah zona merah seperti Jabodetabek. Ambu Anne juga menyebut ada fluktuasi terhadap jumlah ODP dan PDP di Purwakarta.
“Kami mencatat sampai hari ini terdapat 30 ODP dan 8 PDP di wilayah Purwakarta, untuk yang PDP sebelumnya ada yang selesai dan masuk dua, fluktuatif namun secara jumlah tetap,” tuturnya.
Ia juga menghimbau untuk para pekerja atau yang bekerja di wilayah Jabodetabek atau orang Jabodetabek yang kerja di Purwakarta diminta memilih stay Purwakarta atau Jabodetabek, tak boleh hilir mudik. “Begitupun untuk tenaga medis Dokter dari Jabodetabek yang kerja di Purwakarta juga sudah ID minta pilih stay di Purwakarta atau Jabodetabek,” tuturnya.
Sementara itu, untuk pemerintahan di tingkat RT dan RW juga diminta untuk mendata setiap warganya yang datang dari daerah transmisi lokal seperti Jabodetabek, agar melakukan isolasi diri di rumah 14 hari.
“Selain itu, untuk IGD RSUD sudah menginstruksikan ke dokter jaga untuk setiap pasien ODP agar melapor ke Puskesmas terdekat dan diberikan surat kontrol,” katanya.
Ambu Anne juga menyinggung soal Program Gerbang Surga atau Gerakan Sholat Berjamaan Bersama Keluarga, hal tersebut sesuai intruksi dari MUI yang nantinya dapat dilakukan oleh warga Purwakarta. “Atau jikapun harus ke mesjid, warga disarankan untuk membawa sajadah sendiri dan mesjid tidak dipasang karpet dulu,” demikian Ambu Anne. (san/shn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here