Luka Mendalam Keluarga Rohayati

0

AMBRUKNYA jembatan penghubung Desa Cijunti dengan Desa Karang Mukti, Kecamatan Campaka menyisakan luka mendalam bagi Rahman (48), warga Cihambulu, Subang.
Pasalnya, dengan mata dan kepalanya sendiri ia melihat istrinya Rohayati (44) terjatuh dan tertimbun material jembatan yang ambruk.
Akibat kejadian itu, Rohayati pun meninggal dunia. Dikutip dari TribunJabar.id, Rahman mengatakan, mereka melintasi jembatan itu seusai dari klinik yang ada di Cikampek untuk mencari obat.
“Tadi habis beli obat yang rencananya ke RS Bhakti Husada tapi obat yang dicari kosong dan memutuskan mencari ke wilayah Cikampek dan sepulang dari cari obat melintas kembali ke jembatan itu,” katanya
Sambungnya, saat itu kondisi di sekitar jembatan sangat padat oleh kendaraan yang sedang mengantre karena sebagian jembatan tengah dalam perbaikan. Melihat antrean kendaraan yang panjang, lanjutnya, istri pun memutuskan untuk jalan kaki melewati antrean kendaraan itu.
“Saat itu posisi saya mengantre mengendarai motor. Istri memutuskan jalan kaki melewati antrean kendaraan dan tiba-tiba jembatan ambruk,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian mengatakan, akibat ambruknya jembatan itu, satu orang meninggal dunia bernama Rohayati (44), warga Simpang Kidul, Desa Cihambulu, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang.
“Saat itu korban tengah melintas,” kata Andreas saat dikonfrmasi melalui pesan singkat. Sementara itu, 1 korban luka ada yang dibawa ke Rumah Sakit Thamrin Purwakarta. Kemudian, 3 korban lainnya dibawa ke pengobatan patah tulang di Kampung Kiara Goong, Pabuaran. (san/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here