OPERASI: Satpol PP Kabupaten Purwakarta menggelar razia pengemis dan gelandangan secara rutin.

Satpol PP Antisipasi Pengemis dan Manusia Gerobak

PURWAKARTA – Kaum urban selalu berpindah-pindah mencari tempat untuk menetap dan mencari peruntungan, salahsatunya ke Kabupaten Purwakarta, khususnya di Kota Purwakarta.
Terlebih, di momen Ramadan kali ini, diperkirakan bakal ada peningkatan kaum urban yang datang dari berbagai daerah.
Untuk mengantisipasi hal ini Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah merumuskan cara antisipasi terkait hal itu sekaligus mencegah menyebarnya virus corona.
Kepala Satpol PP Purwakarta, Aulia Pamungkas mengatakan Purwakarta memang setiap puasa sering didatangi penduduk musiman, seperti pengamen, gelandangan, pengemis dadakan, hingga pemulung atau manusia gerobak yang datang dari luar daerah.
“Jumlah mereka dipastikan alami peningkatan hingga lebaran nanti. Kami coba untuk persiapkan langkah-langkah antisipasinya,” ujarnya.
Salahsatua upaya antisipasinya, lanjut Aulia, ialah mengintensifkan operasi dan menyiagakan petugas di sejumlah titik yang selama ini menjadi tempat berdiamnya mereka.
“Kami terjunkan petugas saat puasa menyisir lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkumpul, seperti sekitaran lampu merah dan titik keramaian,” katanya.
Pola yang dilakukan jajaran Satpol PP, Aulia menyebut kepada mereka yang terjaring ialah melakukan pembinaan. Namun, jika mereka berasal dari luar Purwakarta, maka akan dipulangkan ke daerah asal.

Sebelumnya, sebelum Ramadan Satpol PP Purwakarta gencar melakukan penertiban para gelandangan dan pengemis (Gepeng).
Hal tersebut guna menciptakan rasa aman dan nyaman, bagi masyarakat Purwakarta dari segala bentuk gangguan selama bulan puasa.
Saat razia Pol PP berhasil mengamankan sekelompok gelandangan. Mereka ketahuan tengah berkumpul di depan Taman Pembaruan, Kemuning, Purwakarta.

Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta, Beny Primiadi menjelaskan, selain diberikan pengarahan dan penyuluhan, para gelandangan itu pun diantarkan ke perbatasan Purwakarta.
Sebab, diketahui, mereka bukanlah warga asli Kabupaten Purwakarta. Mereka datang dari berbagai daerah Karawang, Cikampek, Bandung dan daerah tetangga Purwakarta lainnya.
Selain itu, Satpol PP Purwakarta akan secara rutin menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama bulan Ramadan. (san/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here