Lagi, Rumah Warga Ambruk Diguyur Hujan Lebat

Cuaca ekstrem masih terjadi sejumlah titik wilayah di Karawang. Khususnya di daerah pesisir utara. Sialnya, cuaca buruk ini datang membawa dampak buruk juga. Dua unit rumah di Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya ambruk diguyur hujan lebat dan diterjang angin kencang. Perlu dicatat, ini bukan kejadian yang pertama terjadi.

YOGIE SETIADI, KARAWANG

BELUM hilang kesedihan yang dialami Warca, warga Dusun Karangmulya RT.13 RW.06, Desa Tambaksumur yang rumahnya roboh beberapa hari lalu, kini kesedihan itu juga diderita oleh Marjaya (43) dan Iyom Ratwati (40). Mereka bernasib sama, rumah mereka rata dengan tanah lantaran disapu angin kencang sekaligus ditimpah guyuran hujan lebat.

Anggota satuan tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana (PB) Kecamatan Tirtajaya, Ikhwan Lubis mengatakan, musibah yang menelan dua rumah warga di Desa Tambak Sumur itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, semua keluarga selamat. korban sementara, saat ini terpaksa mengungsi di rumah tetangganya.

“Alhamdulillah, seluruh anggota keluarga korban rumah roboh selamat, namun memang barang-barang milik korban tidak ada yang terselamatkan karena tertimpa reruntuhan rumah. Kerugian salah satu ruumah warga bernama Marjaya ditaksir hingga Rp 30 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ikhwan menambahkan, sementara upaya yang pihaknya bersama aparatus desa serta ketua BPD lakukan, langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment sekaligus ikut membersihkan reruntuhan rumah tersebut.

“Kebutuhan korban yang diperlukan dan sangat mendesak Logistik permakan, peralatan dapur dan kebutuhan logistik lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, sang pemilik rumah, Iyom menambahkan, peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat dirinya tengah memasak di dapur pada lukul 16.30. Kemudian rumahnya langsung ambruk, akan tetapi dirinya beserta suaminya Marjaya dan kedua anaknya berhasil selamat.

“Saat saya sedang memasak ikan di dapur, tiba-tiba rumah roboh dan saya langsung lari keluar rumah menyelamatkan diri. Tapi, semua barang di dalam rumah tidak ada yang terselamatkan,” ujarnya.

Lanjutnya, dirinya mengaku syok atas kejadian tersebut. Setelah berhasil menyelamatkan diri kemudian aparat Desa Tambaksumur beserta warga langsung datang ke lokasi untuk memberikan bantuan.

“Saya harap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Saya beserta suami berharap bantuannya baik dari Pemda Karawang ataupun desa untuk bisa membangun kembali rumah yang roboh,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here