SANTRI : Aktifitas sehari-hari santri di Dusun Ki Serut, Desa Tegalurung, menggunakan sarung dan peci.(WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES)

Tak banyak yang tahu corak sosiologis Dusun Ki Serut di Desa Tegalurung, Kecamatan Cilamaya Kulon. Desa dengan 1001 santri itu, akhirnya bakal diresmikan Bupati Karawang, Cellica Nurrcahadiana sebagai salah satu Kampung Santri di Kabupaten Karawang

.

WAHYUDI, Karawang

Kepala Kantor Uruasan Agama (KUA) Kecamatan Cilamaya Kulon, Ahmad Jeje Faoji mengatakan, di Dusun Ki Serut, ada empat pondok pesnatren yang di kelola secara mandiri oleh para ulama tersohor di sana.

Dari ke emapat pondok pesantren itu, sedikitnya ada 500-an santri yang menetap dan belajar ilmu agama di Dusun Ki Serut.

Hal ini yang menggerakan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Karawang, berencana melaunching Ki Serut sebagai kampung santri.

“Launching Dusun Ki Serut sebagai Kampung Santri, rencananya dilakukan usai pembukaan MTQ Karawang, yang juga di Kecamatan Cilamaya Kulon,” ungkap Ahmad, kemarin, (14/11).

Ahmad menjelaskan, banyaknya pondok pesnatren, serta aktifitas santri di lingkungan warga. Membuat masyarakat di Desa Tegalurung jadi lebih religius.

Sehari-hari, santri berbusana muslim, berbalut peci dan sarung. Meramaikan majelis tak’lim dan masjid-masjid di Desa Tegalurung.

“Insya Allah, minggu depan di launching oleh Bupati Karawang langsung,” katanya.

Perangkat Desa Tegalurung, Rohmat Maulana menuturkan, ke empat pesantren yang ada di Desa Tegalurung, diantaranya Pesantren Pusaka Riyadul Jannah pimpinan Kiai Uhyi Muhyiddin, Pesantren Miftahul Ballag pimpinan KH Mujiburahman, Pesantren Hidayaturrohman pimpinan Kiai Nunu Ibnu Abbas dan Pesantren Miftahul Hikmah, pimpinan KH Cecep Syamsul Bayan.

“Sekarang jalan menuju Dusun Ki Serut sedang dibangun gapura Kampung Santri. Mudah-mudahan selesai dalam waktu satu minggu,” ujarnya.

Rohmat menjelaskan, anggaran untuk pembangunan gapura kampung santri itu, masih dari swadaya masyarakat yang di bantu dari KUA dan Pemerintah Desa Tegalurung.

“Kebanyakan hasil santri ngencleng ke warga, jadi bagi para donatur, pintu donasi masih kami buka lebar-lebar,” terangnya.

Mewakili Kepala Desa, pihaknya menghaturkan terimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Kemenag Karawang, yang sudah menunjuk salah satu kampung di Desa Tegalurung, sebagai kampung santri.

“Kami haturkan terimakasih saja kepada Pemkab yang sudah menunjuk salah satu kampung di desanya ini sebagai kampung santri,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here