REAKTIF: Petugas dari Gugus Tugas Covid 19 Karawang melakkan rapid Test massal terhadap para pedagang Pasar Johar.

Ketika Pedagang Pasar Johar Mengikuti Rapid Test Massal

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Karawang kembali menggelar rapid test. Kali ini, rapid test dilakukan di Pasar Johar Karawang, Rabu (13/5/2020).

ARIE FIRMANSYAHKarawang

Juru Bicara Tim Gugus Tugas, dr. Fitra Hergyana mengatakan, dari 198 orang yang dites rapid, terdapat satu pedagang yang menunjukkan hasil reaktif Covid-19.
Setelah itu, tim medis langsung membawanya menggunakan ambulance ke RS Paru Jatisari untuk dilakukan uji swab dan pengecekan lainnya, untuk memastikan pedagang tersebut terinfeksi virus corona atau tidak. “Langkah selanjutnya kami lakukan tracing ke pihak keluarganya, kerabat dan lainnya,” kata dr. Fitra.
Tim gugus tugas berinisiatif menggelar rapid tes di tempat keramaian seperti pasar, untuk pemetaan dan screening awal penyebaran virus corona di Karawang. Sebelumnya, rapid tes juga digelar di Pasar Baru Karawang dan hasilnya dua pengunjung reaktif.
Meski ada hasil reaktif, namun tim gugus tugas tidak menutup aktivitas pasar. Karena kebutuhan masyarakat sangat penting.
“Kami imbau pedagang untuk menggunakan masker. Dan rajin mencuci tangan melalui keran air bersih yang kami sediakan. Begitu juga bagi pengunjung,” ujarnya.
Setelah itu, tim medis langsung membawanya menggunakan ambulance ke RS Paru Jatisari untuk dilakukan uji swab dan pengecekan lainnya, untuk memastikan pedagang tersebut terinfeksi virus korona atau tidak.

Sebelumnya, rapid tes juga digelar di Pasar Baru Karawang dan hasilnya dua pengunjung reaktif.  Meski ada hasil reaktif, namun tim gugus tugas tidak menutup aktivitas pasar. Karena kebutuhan masyarakat sangat penting. 
Sementara, tim gugus tugas juga mengucapkan rasa terima kasihnya karena telah dikunjungi oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto S.I.P., M.M ke Karawang untuk pemberian bansos Covid-19, dan melepas babinsa serta babinkamtibnas untuk menyebarkan bantuan. 
Pangdam mengapresiasi TNI/Polri, Pemkab, Kejaksaan Negeri yang bersinergi dengan baik untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat wabah virus corona yang mendunia. 
Pangdam juga mengecek kondisi dapur umum yang didirikan di Mapolres Karawang. Bahkan, Pangdam ikut memasak langsung di dapur umum. 
“Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat,” ujar Mayjen TNI Nugroho Budi. 
Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi langkah membentuk pasar physical distancing di Pasar Baru Karawang, dan patut untuk dicontoh di pasar-pasar lainnya di Jawa Barat. 
Sementara, untuk perkembangan virus corona di Karawang, per Rabu 13 Mei 2020 pukul 14.00 WIB, pasien positif virus corona dari hasil uji swab berjumlah total 19 orang, sembuh 15 orang, dan masih dalam perawatan 4 orang. 
Untuk pasien reaktif rapid test, ada 173 orang (bertambah 20 orang), masih dalam perawatan 56 orang, sembuh 100 orang (bertambah 6 orang) dan meninggal dunia 16 orang. 
Pasien dalam pengawasan berjumlah total 322 orang, selesai pengawasan atau sembuh 244 orang, masih dirawat 57 orang dan meninggal dunia 21 orang. 
Untuk orang dalam pemantauan berjumlah 4.473 orang, selesai pemantauan 3.010 orang, masih dipantau 1.451 orang dan meninggal dunia 2 orang. 
“Orang tanpa gejala 674 orang, masih dalam pemantauan 289 orang dan selesai pemantauan 385 orang,” ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here