Momen Hari Bakti ke-60, Lapas Karawang Pamerkan Produk Dalam Lapas

Lapas karawang
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang memamerkan hasil produk dan karya warga binaan dalam pameran di momen memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 60.
0 Komentar

KBEonline.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang memamerkan hasil produk dan karya warga binaan dalam pameran di momen memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 60.

 

Pameran yang bertemakan “Bangga Menggunakan Produk Dalam Lapas!!” Digelar selama seminggu sejak Jum’at 19 April 2024 hingga Jum’at 26 April 2024.

 

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar mengatakan pihaknya ingin menunjukkan kepada publik bahwa narapidana selama menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) mendapat bekal keterampilan dan mampu mengembangkan kreativitas.

 

Baca Juga:UNIQLO Hive Harapan Indah Banjir Promo, Bisa Self Checkout Tanpa AntreAkhirnya, Lomba Desa Tingkatkan Kecamatan Serang Baru kembali Bergulir

” Pameran ini berfokus untuk memamerkan dan menjadi media promosi bagi Lapas dalam mensosialisasikan bentuk pembinaan di dalam Lapas yang memang di berikan untuk setiap warga binaan pemasyaraktan lapas Karawang sebagai bekal kembali ke masyarakat saat selesai menjalani masa hukuman di lapas,” kata Kalapas Karawang, Christo Toar, Jum’at (26/4/2024).

 

Sementara itu, Pegawai Staff Giatja Lapas Kelas IIA Karawang, Bintang Panji mengungkapkan kegiatan pameran di adakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan yang di ikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Karawang, serta terbuka untuk seluruh masyarakat pengunjung Lapas Kelas IIA Karawang.

 

” Hasil penjualan ini akan di kumpulkan dan di kalkulasi di akhir kegiatan dan keuntungan nya akan di setorkan untuk Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lapas Karawang,” ungkapnya.

 

Diketahui berdasarkan PP 31 disebutkan bahwa narapidana wajib mendapatkan pemberdayaan dalam pembinaan dan pembimbingan berupa keterampilan kerja dan latihan kerja. Setiap UPT pemasyarakatan memberikan pelatihan berbeda-beda disesuaikan dengan minat dan bakat narapidana seperti lapas yang dihuni WBP laki-laki diberikan keterampilan menggunakan peralatan las listrik, memperbaiki mesin kendaraan bermotor (perbengkelan), membuat tempe, dan batik.

0 Komentar