Pemkab Karawang Yakin Realisasikan Investasi Rp 42,7 Triliun Tahun 2024 Ini, Begini Penjelasan DPMPTSP

Didin Bihalaludin
Didin Bihalaludin
0 Komentar

KBEONLINE.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, memiliki target realisasi investasi sebesar Rp42,7 triliun pada tahun 2024. Nilai tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun 2023 lalu yang sebesar Rp40,06 triliun.

Pemkab Karawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang telah menyusun beberapa potensi rencana investasi yang akan masuk pada tahun 2024 ini. 

Koordintaor Kelompok Substansi Penanaman Modal, DPMPTSP Kabupaten Karawang, Didin Bihalaludin, menyampaikan, pada tahun ini Pemkab Karawang akan memprioritaskan investor di bidang pemukiman, industri berbasis green energi serta pengembangan teknologi di sektor pertanian dan perkebunan.

Baca Juga:Cek SPBU Jelang Lebaran, Polisi Sisir Jalur Pantura Kabaten BekasiCek SPBU Jelang Lebaran, Polisi Sisir Jalur Pantura Kabaten Bekasi

Ia menerangkan, pada tahun 2024 ini, akan ada satu perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kertas, pulp, dan kertas kemasan yang menggunakan penerapan teknologi mutakhir dalam pengolahan limbah dan penggunaan energi yang ramah lingkungan.

Perusahaan ini merupakan salah satu emiten Grup Sinarmas, yakni, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan rencana investasi yang akan masuk mencapai Rp41,1 triliun.

“Total nilai investasi dari PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk ini adalah Rp59 triliun. Tetapi, pada pengerjaannya dilakukan secara bertahap dan sudah dimulai dari tahun 2023 lalu. Sementara pada tahun 2024 ini, direncanakan masuk pada tahap pengadaan mesin dalam negeri sebesar Rp9,6 triliun dan mesin import Rp31,5 triliun,” jelas Didin, Senin, 1/4/2024.

Ia berharap rencana investasi PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dapat terealisasi di tahun 2024, dengan demikian nilai investasi penanaman modal asing (PMA) dapat bertambah.

“Kami harapkan investasi PMA itu bisa bertambah, tetapi kami juga akan terus meningkatkan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN),” pungkas Didin.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memprediksi akan mendapatkan kucuran investasi dari proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II sebesar Rp2 triliun.

“Sampai saat ini kan pembangunannya baru sampai Curug, rencananya pembangunan Tol Japek II ini akan dilanjutkan dan akan melewati wilayah Kabupaten Karawang, tepatnya di Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan. Kami berharap investasi bisa masuk sampai Rp2 triliun,” terang Didin.

0 Komentar