Puluhan Linmas di Cikarang Selatan Dapat Pelatihan Khusus Kasi Trantib

Linmas Cikarang Selatan
Sebanyak 70 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) diwilayah Cikarang Selatan diberikan pelatihan melalui Kecamatan Cikarang Selatan yang berlangsung selama di salah satu hotel di Kabupaten Bekasi.
0 Komentar

KBEonline.id  – Sebanyak 70 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di wilayah Cikarang Selatan diberikan pelatihan melalui Kecamatan Cikarang Selatan yang berlangsung selama di salah satu hotel di Kabupaten Bekasi.

 

“Kegiatannya bertujuan untuk peningkatan kapasitas pengetahuan baik teori serta praktek dan ketrampilan dalam penyelamatan orang tenggelam,” kata Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cikarang Selatan, Daniel Aritonang kepada Cikarang Ekspres, Rabu (10/7).

 

Dikatakan Daniel, 70 anggota ini mereka yang bertugas di tujuh desa di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan. Kegiatan pelatihan yang berlangsung dua hari Rabu dan Kamis ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan bagi para linmas yang mayoritas orang tua ini. 

 

Baca Juga:Coklit Pilkada di Karawang Capai 88 Persen, KPU Optimis Tuntas Hingga 24 JuliRawan Politik Uang, Bawaslu Ajak Pemilih Ikut Awasi Pilkada

“Meskipun mayoritas orang tua. Namun semangatnya masih seperti anak muda. Itu terlihat dengan begitu semangatnya dalam mengikuti pelatihan ini,” katanya. 

 

Dalam kegiatan tersebut, Daniel menyampaikan, pihaknya melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi sebagai pemateri. 

 

Untuk Satpol PP, materi yang diberikan adalah bagaimana menjaga keamanan dan kondusifitas di wilayah masing masing serta membangun jaringan untuk melakukan penyelesaian ketikan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

 

“Kemudian diberikan juga pelatihan dalam penjagaan berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang,” ucapnya.

 

Lanjut Daniel mengatakan, sedangkan pemateri yang diberikan BPBD adalah bagaimana penanganan bencana ketika terjadi diawal. 

 

“Jadi peningkatan kualitas para linmas yang tugasnya memang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Hanya terbatas dengan kewilayahan yaitu menjaga di wilayah desa dan lebih kecilnya lagi di wilayah RT/RW,” terangnya.

 

Sementara itu, salah satu peserta Linmas Ujang menyampaikan, dirinya yang sudah menjadi linmas 19 tahun merasa diperhatikan oleh pemerintah ketika diberikan pelatihan. 

 

Baca Juga:Calon Bupati Bagi-bagi BPJS ke UMKM di PurwakartaJadwal Layanan Paspor Keliling Imigrasi Karawang Periode Juli 2024

“Biasanya kan memang linmas ini sudah jarang yang mau generasi muda. Makanya banyak anggota linmas ini hanya orang orang tua. Sebenarnya jadi linmas ini panggilan jiwa karena memang kami bekerja kadang begadang untuk menjaga keamanan. Dengan diberikannya pelatihan seperti ini salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kami,”pungkasnya. (mil)

0 Komentar