Relokasi Karawang Cerdas ke SMA/SMK Swasta: DPRD Sindir Disdik

Relokasi Karawang Cerdas ke SMA/SMK Swasta: DPRD Sindir Disdik
Anggota DPRD Karawang Fraksi PKS, Atta Subagja
0 Komentar

KARAWANG- Upaya
anggota DPRD Karawang Fraksi PKS, Atta Subagja, untuk merelokasi anggaran
program Karawang Cerdas (Kacer) menemui jalan buntu.

Usulnya untuk
merelokasi anggaran Kacer. Dari SMA/SMK Negeri, menjadi prioritas SMA/SMK
Swasta disambut pesismis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

“Pemkab berdalih,
upaya ini harus ada dukungan regulasi dan kajian yang memadai. Agar kelak tak
menimbulkan masalah,” ungkap Atta, kepada KBE, kemarin, (19/11).

Baca Juga:Di Ajang IPEX 2019, Lapak Emerald Land Diserbu PengunjungUniknya Maulid Nabi Keliling di ‘Kampung Begal’ Cilamaya

Atta mengaku sepakat,
relokasi anggaran Kacer yang hampir Rp. 21 miliar itu harus sesuai regulasi.
Agar tak menjadi temuan BPK atau sandungan hukum lainnya suatu saat nanti.

Namun kata dia,
Disdikpora Karawang tak bisa hanya berpangku tangan saja. Atau bahkan bersikap
optimis. Seolah-olah usulanya tersebut tak bisa dilaksanakan.

“Ini seperti
mengandaskan harapan pengelola sekolah swasta, yang sudah berulang kali
mendatangi komisi lV untuk menyampaikan aspirasinya ini,” ujarnya.

Atta menjelaskan, per
Juli 2020 mendatang. Seluruh siswa SMA/SMK Negeri di Jawa Barat sudah di
bebaskan dari biaya SPP. Sementara, banyak siswa dari keluarga pra-sejahtera di
sekolah swasta menjerit. Memohon keadilan, agar bisa melanjutkan sekolah sampai
lulus dan dapat ijazah.

Kalau saja,
sambungnya, pemerintah daerah mau serius meningkatkan angka pendidikan sampai
tingkat SMA. Seharusnya pemerintah bergegas melakukan kajian dan mempersiapakan
regulasi yang diperlukan, sebelum waktu pembahasan APBD 2020 selesai dan
disahkan.

Atta menyarankan,
Pemkab Karawang untuk segera berkonsultasi ke biro hukum Propinsi Jawa Barat
atau pihak lainnya. Mengingat masih ada wakutu dua minggu hingga satu sebulan
lagi, setelah wacana ini disampaikan. 

“Sebagai komparasi,
coba tengok Kabupaten Banjar dan Pangandaran yang sudah mengalokasikan dana
hibah ke Pemerintah Provinsi untuk biaya SPP SMA/SMK di daerahnya dari APBD
mereka,” jelasnya 

Baca Juga:Listrik Jebol, SMPN 1 Lemahabang Batal Simulasi UNBKKarnaval Karawang Night Sediakan Banyak Permainan Seru

“Mereka saja bisa, selama ini berjalan dengan lancar, mulus rahayu, berekah dan selamat,” sindirnya. (wyd)

0 Komentar