Siap Raih Predikat WBK, Lapas Karawang Ikuti Desk Evaluasi TPI

Lapas Kelas IIA Karawang
Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Christo Toar beserta seluruh jajaran mengikuti Desk Evaluasti Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Senin (13/05/2024).
0 Komentar

KBEonline.id – Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Christo Toar beserta seluruh jajaran mengikuti Desk Evaluasti Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM di Aula Soepomo Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Senin (13/05/2024).

Melalui Yel-yelnya, Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Christo Toar mengawalli kegiatan tersebut yang diikuti oleh seluruh Tim Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Lapas Kelas IIA Karawang. 

Tak lupa, Christo memperkenalkan seluruh jajaran Tim Pembangunan Zona Integritas Lapas Kelas IIA Karawang kepada Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM. Dalam paparannya, Christo Toar menyampaikan seluruh upaya-upaya Nyata yang Konkrit dan Terencana yang telah dilakukan Lapas Kelas IIA Karawang dalam membangun Zona Integritas.

Baca Juga:Instagram Diretas Penipu, Perumdam Tirta Tarum Karawang Gercep Buka Laporan ke PolisiKota Jababeka Siap Jadi Kota Metropolitan Pasca Jakarta Lepas Status Ibukota

“Proses implementasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, dapat kita lihat dari beberapa capaian yang telah dilaksanakan,” Ujar Christo.

“Melalui upaya Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (Sdm) Seluruh Petugas, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kepada Masyarakat Umum, serta  Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kepada Warga Binaan. 3 Hal Dasar tersebut menjadi Pondasi Lapas Kelas IIA Karawang dalam membangun Zona Integritas” tambahnya.

Lapas Kelas IIA Karawang mampu melakukan terobosan Inovasi yang dapat mempermudah sistem layanan integrasi bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kalapas Karawang Christo Toar, bahwa Inovasi ini merupakan buah dari 3 aspek pembenahan tadi.

“Kini Lapas Kelas IIA Karawang mempunyai sebuah layanan yang dapat mempermudah masyarakat dalam mengajukan proses Layanan Integrasi. Inovasi berupa semi aplikasi ini kami berinama SILASKAR yang mempunyai arti dari kepanjangan Sistem Layanan Lapas Karawang. Dari SILASKAR tersebut seluruh masyarakat dapat mengakses Layanan Integrasi tanpa bertatap muka dengan petugas. Hal tersebut agar memudahkan masyarakat untuk dapat menghemat waktu, serta menghemat biaya transportasi untuk ke Lapas Karawang. Dan dari terobosan ini, kami harap dapat menjadi moment untuk Lapas Karawang yang semakin Transparan dan No Pungli dalam memberikan Layanan kepada masyarakat” Pungkasnya.

0 Komentar