12 Tahun Disiksa dan Dilecehkan Majikan

0

Derita Rosinah, TKI Asal Jayakerta di Jeddah Saudi Arabia

Daftar TKI asal Karawang yang mendapat perlakuan tidak baik dari majikannya makin panjang. Kali ini menimpa pada seorang TKI asal Kecamatan Jayakerta.

REDAKSIKarawang

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Rosinah binti Ucang harus menelan pil pahit lantaran tidak digaji selama bekerja 12 tahun. Bahkan, warga Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta ,Karawang itu tidak dipulangkan oleh majikannya di Al Yaqoot, Jeddah, Arab Saudi.
Selain persoalan gaji yang tidak dibayar selama 12 tahun, dia juga sering mendapat siksaan hingga dikurung dalam kamar oleh majikannya.
“Permasalahan yang marak dialami oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI), terutama yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), belakangan ini adalah keengganan pengguna jasa atau majikan untuk memulangkan ART yang kontraknya telah habis hingga bertahun-tahun,” kata Anggota Garda Buruh Migran Indonesia (BMI), Sabillilah Jauhari, Minggu (12/7).
Dia mengatakan, kasus TKW bernama Rosinah asal Jayakerta, Karawang, salah satu dari ribuan TKI yang mengalami hal yang sama. Perempuan kelahiran Karawang ini sudah 12 tahun bekerja pada keluarga Naif Al Enezi. Dia mengaku sering mendapat siksaan dari majikan perempuan dan kerap menjadi korban pelecehan anak laki-laki majikan.

“Pengaduan melalui komunikasi seluler dan video yang dikirimkan sering disiksa selama 12 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga,” ujarnya.
Rosinah mengaku telah beberapa kali meminta kepada majikannya agar dipulangkan karena kangen keluarga di kampung halaman. Namun sang majikan, kerap ingkar janji dan semua dokumen dirampas majikan.

“Majikan selalu bohonginnya saat minta dipulangkan, dan yang paling fatal dokumen dirampas,” terang Jauhari.

Dari informasi yang didapat, dia mengungkapkan, Rosinah menjadi TKW sejak 2008, dalam pengakuannya satu tahun pertama keluarga majikan baik dan membayar gaji. Namun tahun kedua hingga sekarang, tidak pernah membayar gaji hingga menjadi korban penyiksaan majikan.
“Selain gaji tidak dibayarkan juga kerap mendapat siksaan,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here