Gina Incar Kader PKS, Tapi Bukan Haji Aep

0

KARAWANG- Arah koalisi dan utak-atik pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang masih terus berproses. Tarik ulur dukungan, loncat koalisi menjadi gambaran umum yang menyimpulkan sampai saat ini belum ada satupun bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati menemukan pasangannya.

Kesemerawutan arah koalisi parpol-parpol di Karawang dan utak-atik calon yang tidak beres-beres rupanya menimbulkan kegusaran di kalangan politisi dan para pendukungnya.

Kubu Haji Aep yang pernah diisukan mau mundur dari pencalonan pun belum memastikan ke arah mana ia berkoalisi. Sementara kubu Cellica dan Jimmy dua petahana yang akan berseberangan di pilkada mendatang juga belum jelas dengan siapa keduanya berpasangan. Cellica yang bupati petahana disinyalir dibuat bingung memilih calon wabup yang ada dan merapat kepadanya.

Sementara Jimmy yang juga bakal calon bupati petahana yang sudah meyakinkan diri mengambil Gerindra sebagai mitra koalisinya sampai kini belum mendapat jawaban pasti dari parpol bersangkutan. Apalagi menyepakai mengumumkan kepada publik secara resmi: direstui DPP masing-masing.

Sementara posisi Haji Jenal juga tidak kalah rumitnya. Setelah ‘digembosi’ Ketua PPP Karawang yang juga menyatkan maju di pilkada, sampai kini belum ada kabar ia bermanuver lagi untuk memperoleh dukungan parpol-parpol.

“PPP mungkin melihat gelagat Jenal yang tidak berdidiri sendiri sebagai calon. Kedua PPP adalah kawan koalisi pemerintah, ingin menjaga marwah partai. Yang jelas, PPP ingin memainkan irama bukan dimainkan iramanya,” kata Direktur Sospol’s, Muslim Hafidz.

Sementara Gina Swara yang disebut-sebut sebagai kuda hitam pilkada Karawang juga dinilai masih gamang menentukan pasangan.

Dilema kubu Gina Swara tentu saja tidak ringan. Ketika ia menentukan diri sebagai cabup, maka siapa pasangannya yang pas. Kabar terpercaya dari ring satu kubu Gina menjelaskan kalau nama-nama kandidat yang layak jadi cawabup saat ini tidak masuk kriteria.

“Nama-nama seperti Haji Aep, Haji Jenal tidak masuk bidikan. Kita dan para pendukung berharap Gina berpasangan dengan kader PKS yang benar-benar kader. Itu pesan yang disampaikan Bunda Latifah dan Pak Haji Ade saat kita menemuinya,” ujar Umang Rukmana, Koordinator Gina Buat Karawang (GBK) kepada KBE, kemarin.

GBK adalah relawan penting yang selama ini menyokong sosialisasi Gina Swara di Kabupaten Karawang, terutama di wilayah utara.

Wakil Jadi Kartu “AS”: Tari-tarikan Dukungan Gerindra

Dua bakala calon  bupati yang memiliki status petahan, baik Cellica maupun  Jimmy disinyalir sangat menginginkan dukungan dari Partai Gerindra. Sebagi salah satu partai yang memiliki suara terbanyak pada Pileg lalu, kehadiran Gerindra di barisan pendukung menjadi kunci penting meraih suara di akar rumput.

Dalam beberapa hari terakhir Ketua DPC Gerindra Karawang, Ajang Sopandi terpotret intens ngobrol dengan Jimmy. Namun di saat yang sama, ia pun tampil tanpa sekat ketika berada di samping Cellica.

Gerindra saat ini memiliki dua calon jagoan dari kader internal mereka. Yang pertama, Gina Swara. Yang kedua, Ajang sendiri disiapkan jadi calon alternatif.

Gina namanya selalu diasosiasikan dengan Jimmy. Sedangkan Ajang masih cair. Bisa ke Jimmy atau ke Cellica. Dalam beberapa kesempatan, Jimmy bahkan meyakini Gerindra bakal bergabung dengan barisannya dengan menenpatkan kader Gerindra menjadi pasangannya, baik itu Gina atau pun Ajang.

“Iya betul. Saya akan sangat percaya diri jika PKB bersama Gerindra,” kata Jimmy.  “Sama Gina saya masih komunikasi baik. Sama Pak Ajang juga. Intinya siapa pun, asal Gerindra saya percaya diri,” timpalnya. (bbs/mhs/shn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here