Dapil 1 Jawa Tengah itu, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Kendal. Namun, di wilayah itu juga, Adly kalah dalam perolehan suara. Sehingga, ia kembali gagal melenggang ke senayan.
Gagalnya Adly di Dapil 1 Jawa Tengah, tak lain karena di wilayah itu merupakan basis dari Partai PDI-P alias Kandangan Banteng.
Dan saat ini, Adly maju sebagai Calon Wakil Bupati Karawang. Mendampingi Yesi Karya. Mereka di usung oleh sejumlah partai besar. Diantaranya, PDI-P, PAN, PBB, dan PPP.
Baca Juga:Wasit FIFA: Potensi Wasit Karawang BagusBupati Anne Lepas Kafilah Purwakarta untuk MTQ Jabar
Ketua PDI-P Karawang, Taufik Ismail menyebut, secara garis besar. Koalisi mereka tak mematok harus menyerap berapa persen suara di Pilkada Karawang ini.
Pria yang akrab di sapa Kang Pipik itu, yang menjadi fokus koalisi saat ini adalah memenangkan pasangan Yesi – Adly pada 9 Desember 2020 yang akan datang.
“Saya gak memikirkan itu, (perolehan suara,red). Saya hanya memikirkan mereka berdua menang,” ujar Kang Pipik, Jumat, (4/9) lalu.
Pipik meyakini, pasangan Yesi – Adly yang notabene masih mudah dan enerjik. Bakal membawa perubahan besar di Kabupaten Karawang. Dengan gagasan-gagasannya yang out of the box.
“Mereka masih muda. Insya Allah ide-idenya akan out of the box,” pungkasnya. (**)