Apakah Benar Badan Keringetan Langsung Mandi Bisa Panuan? Inilah Penjelasannya

Mandi Saat Berkeringat Tidak Membuat Tubuh Menjadi Panuan
Ilustrasi Gambar Mandi Saat Berkeringat Tidak Membuat Tubuh Menjadi Panuan (Grid.id)
0 Komentar

KBEonline.id – Panu adalah infeksi kulit yang ditandai dengan bercak-bercak berwarna putih, coklat, atau kemerahan. Infeksi ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Malassezia pada kulit.

Di masyarakat, sering kali muncul anjuran untuk tidak mandi segera setelah berkeringat karena khawatir dapat memicu panu. Dalam istilah medis, panu dikenal sebagai tinea versicolor, yang biasanya menyerang anak muda dan lebih umum di daerah beriklim panas.

Jamur Malassezia ini berkembang di kulit berminyak dan dapat merusak sel-sel kulit yang sehat. Panu umumnya muncul di area seperti dada, punggung, leher, perut, dan kadang-kadang di wajah.

Baca Juga:Benarkah Zat Karsinogen yang Terkandung dalam Kantong Teh Celup dapat Memicu Kanker? Ini Dia PenjelasannyaTahukah Kamu Kalau Hati pada Manusia Bisa Tumbuh Lagi? Inilah Penjelasannya

Mitos bahwa mandi saat berkeringat dapat menyebabkan panu sebenarnya tidak benar. Panu adalah masalah kesehatan kulit yang disebabkan oleh jamur, dan keringat yang menempel di kulit akan bercampur dengan minyak dan kotoran, menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh jamur penyebab panu.

Faktanya, saat kita mandi, keringat, minyak, dan kotoran tersebut akan terhapus, sehingga kelembapan kulit berkurang dan risiko infeksi jamur pun menurun.

Sesuaikan dengan kenyamanan dan jenis kulit kamu. Jika kamu merasa nyaman setelah mandi dan memiliki waktu lebih lama serta kulit cenderung berminyak, tidak ada salahnya untuk mandi saat masih berkeringat.

Meskipun mandi saat berkeringat tidak langsung menyebabkan panu, ada langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah infeksi jamur pada kulit:

– Segera mandi setelah berkeringat: Lakukan ini sesegera mungkin setelah aktivitas fisik untuk menghindari kelembapan berlebih.

– Gunakan sabun antijamur: Ini dapat membantu mengurangi risiko pertumbuhan jamur jika kamu rentan terhadap panu.

– Keringkan tubuh dengan baik: Pastikan untuk mengeringkan tubuh dengan handuk bersih setelah mandi, terutama di area lembap seperti lipatan kulit.

Baca Juga:Air Yang Kita Minum Setiap Hari, Ternyata Lebih Tua Daripada Matahari, Bagaimana Bisa?Mengenal Apa Itu Penyakit Kusta atau Lepra, Bagaimana Gejalanya?

– Kenakan pakaian yang menyerap keringat: Pilih bahan katun yang dapat menyerap keringat dengan baik agar kulit tetap kering.

Mandi saat berkeringat tidak hanya tidak menyebabkan panu tetapi juga dapat membantu mencegah infeksi jamur jika dilakukan dengan benar. Kelembapan berlebih dan pertumbuhan jamur yang tak terkendali adalah penyebab utama panu. Oleh karena itu, menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mandi dan mengelola keringat dengan baik adalah cara terbaik untuk mencegah panu serta masalah kulit lainnya.

0 Komentar