BEKASI, KBEonline.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah meningkatkan kewaspadaan dini dengan mengoptimalkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan mengaktifkan kembali pos ronda di tingkat desa dan kelurahan.
Arahan ini disampaikan melalui dua surat edaran terkait optimalisasi peran Satlinmas serta antisipasi potensi gangguan keamanan pasca kerusuhan di Jakarta.
“Meningkatkan kewaspadaan dini di desa/kelurahan, dengan mengoptimalkan peran Satlinmas dalam membantu Siskamling di tingkat RT dan RW dengan menggiatkan kembali Pos Ronda,” ucap Tito Karnavian.
Baca Juga:Jadi Ajang Pembinaan Sekaligus Perayaan HUT RI dan Karawang, 213 Atlet Bersaing di Kejuaraan PickleballMomen HUT Karawang ke-392, Disdukcapil Karawang Buka Layanan Akhir Pekan Selama Bulan September
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memastikan kondisi wilayah tetap aman, tentram, dan kondusif. Ia menyampaikan laporan itu usai menerima penyuluhan dan monitoring dari Kemendagri.
“Alhamdulillah, saya melaporkan ke Dirjen Kemendagri bahwa di Kabupaten Bekasi ini aman, tentram, dan kondusif. Itu karena kita menjaga konsolidasi bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama,” ujar Ade kepada Cikarang Ekspres.
Sebagai langkah konkret, Ade menyatakan akan segera mengeluarkan surat edaran untuk menghidupkan kembali Siskamling di seluruh desa. Ia bersama Kapolres juga akan turun langsung meninjau pos kamling yang masih aktif.
“Besok atau lusa saya akan cek dulu ke pos kamling di salah satu desa. Nanti surat edaran segera saya sebar, karena ini juga perintah dari Pak Gubernur agar Siskamling kembali diaktifkan,” ungkapnya.
Menurut Ade, keberadaan Siskamling penting untuk membantu TNI-Polri menjaga keamanan di wilayah dengan jumlah penduduk lebih dari 3,2 juta jiwa. Ia menilai setiap RW idealnya memiliki pos kamling aktif.
“Belajar dari kejadian kemarin, aparat keamanan tidak cukup untuk memantau masyarakat seluas ini. Karena itu, Siskamling harus aktif lagi,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu menambahkan, budaya menjaga kampung melalui Hansip dan poskamling pernah mengakar di masyarakat namun kini mulai luntur.
Baca Juga:7 Cara Sederhana Atasi Pori-Pori MembandelCara Klaim Saldo DANA Gratis Rp372.000 dari Aplikasi Penghasil Uang 2025, Cek Langkah-langkahnya
Padahal, kata dia, Siskamling bisa menjadi solusi menghadapi kejahatan jalanan maupun menjaga keamanan warga yang pulang kerja malam.
“Sekarang ini masih dari panas ke hangat, jadi kita harus jaga jangan sampai ada pemicu. Acara seremonial kita tunda dulu sampai kondisi aman betul,” tandasnya. (Iky)
