Merdeka dari Kegelapan: Cahaya Baru di Rumah Jolly Walangitan

Program BPBL.
Menteri ESDM Bahlil Lahadaliha berbincang dengan penerima manfaat Program BPBL. Minahasa (29/10/25).
0 Komentar

Menteri ESDM, Bahlil lahadalia menyampaikan saat ini masih terdapat 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia yang belum teraliri listrik. Untuk itu, program pemerataan elektrifikasi menjadi prioritas utama dalam mendukung agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang energi dan transisi energi.

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan, Bahlil menekankan bahwa pemerataan akses energi sangat penting untuk memutar roda perekonomian dan bagian dari menjaga kedaulatan negara.

Disampaikan Bahlil, hadirnya listrik akan mendorong teknologi ke sekolah-sekolah sehingga kelak akan melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:Kode Redeem Terbaru FC Mobile Terbaru 11 Desember 2025, Dapatkan FC Points hingga Ribuan Gems Gratis!Disarpus Karawang Gelar Bimtek TPBIS, Dorong Perpustakaan Jadi Sarana Pemberdayaan Masyarakat 

“Tidak boleh lagi kita biarkan anak-anak kita masa depan bangsa tidak merasakan fasilitas yang layak untuk mereka bisa sekolah baik, bisa kesehatan baik, kemudian bisa ekonominya baik,” jelas Bahlil.

Dan malam itu, di rumah sederhana milik Jolly Walangitan, cahaya yang dulu hanya menumpang kini bersumber dari miliknya sendiri. Sebuah lampu sederhana, namun di balik sinarnya, terpancar makna besar tentang kehadiran negara yang benar-benar menerangi rakyatnya.

Program BPBL merupakan bantuan resmi pemerintah yang bersifat gratis tanpa pungutan apa pun. Masyarakat harap waspada terhadap oknum yang meminta biaya atau memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi. Apabila menemukan indikasi tersebut masyarakat dapat langsung lapor melalui Contact Center ESDM 136 untuk diproses lebih lanjut.

0 Komentar