“Ketika mereka kembali, saya punya pemain yang lebih baik. Artinya, tim juga akan menjadi lebih kuat,” tegas mantan asisten pelatih Besiktas tersebut.
Pemain Minim Menit Bermain Jadi Kandidat
Hingga pekan ke-14 BRI Super League 2025-2026, terdapat sejumlah pemain PSIM yang jarang mendapatkan kesempatan tampil. Beberapa di antaranya bahkan nyaris tak tersentuh rotasi.
Nama-nama seperti Andy Setyo, Kasim Botan, dan Riyatno Abiyoso tercatat memiliki menit bermain terbatas. Selain itu, ada pula Dede Sapari, Ikhsan Chan, Rafinha, Andi Irfan, Diandra Diaz, hingga Muhammad Iqbal yang perannya masih sangat minim. Bahkan, dua nama terakhir belum sekali pun turun ke lapangan musim ini.
Baca Juga:Bojan Hodak Puas, Penyerang Persib Tak Hanya Tajam tapi Juga Disiplin BertahanFajar Fathurrahman: Borneo Tetap Borneo, Kami Akan Bangkit
Situasi ini menjadi pertimbangan kuat bagi tim pelatih untuk “menyekolahkan” para pemain tersebut agar mereka kembali menemukan ritme permainan, kepercayaan diri, serta kesiapan bertanding.
PSIM Ingin Menang Tanpa Mengorbankan Masa Depan
Sebagai tim promosi yang tampil impresif musim ini, PSIM Yogyakarta tak ingin sekadar fokus pada hasil jangka pendek. Kebijakan peminjaman pemain menjadi bukti bahwa Laskar Mataram juga memikirkan keberlanjutan tim dan masa depan para pemainnya.
Dengan perencanaan yang matang, PSIM berharap langkah ini bisa memberikan dampak positif, baik untuk performa tim saat ini maupun kualitas skuad di musim-musim mendatang.
