KBEONLINE.ID – Persib Bandung akan menjalani laga penting saat bertandang ke markas Persik Kediri, Senin 5 Januari 2025. Tiga poin menjadi target utama Maung Bandung untuk kembali mengamankan posisi puncak klasemen.
Saat ini Persib berada di peringkat tiga setelah pada pertandingan sebelumnya Borneo FC dan Persija Jakarta sama-sama meraih kemenangan.
Misi Wajib Menang
Laga melawan Persik menjadi krusial bagi Persib dalam persaingan papan atas. Kemenangan akan menjaga peluang Maung Bandung tetap berada di jalur juara.
Baca Juga:Plt Bupati Pastikan Pelayanan Publik di Bekasi Normal Usai Libur NataruMalam Ini Puncak Arus Balik Nataru, Antrean Kendaraan Mengular di Gerbang Kalihurip
Secara historis, Persib juga memiliki catatan positif saat bermain di kandang Persik. Dalam tiga pertemuan terakhir di Kediri, Persib selalu keluar sebagai pemenang.
Pada 28 Oktober 2024, Persib menundukkan Persik dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya. Sebelumnya, Persib juga menang 2-1 pada 28 Juli 2023 dan menang telak 3-0 pada 7 Desember 2022. Rekor ini menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad asuhan Bojan Hodak.
Persik Tim Bagus di Posisi 12
Meski berada di posisi ke-12 klasemen, Persik Kediri bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Tim berjuluk Macan Putih tersebut telah mengumpulkan 18 poin dari 15 pertandingan, hasil dari lima kemenangan, tiga kali imbang, dan tujuh kekalahan. Bermain di kandang sendiri, Persik dipastikan tampil lebih agresif demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Ezra Penggendong Persik Kediri
Performa Persik musim ini tak lepas dari peran Ezra Walian. Mantan pemain Persib Bandung tersebut menjadi salah satu motor serangan utama Persik. Dari 12 pertandingan, Ezra telah berkontribusi dengan mencetak 4 gol dan 6 assist. Kontribusi tersebut menjadikannya sosok penting dalam permainan Persik, terutama saat menghadapi mantan klubnya.
Di kubu Persib, pelatih Bojan Hodak sebelumnya kerap memanfaatkan pemain naturalisasi sebagai supersub ketika tim mengalami kebuntuan. Namun Bojan menyebut Ezra merupakan tipe pemain yang tidak nyaman memulai laga dari bangku cadangan dan lebih membutuhkan menit bermain reguler.
