KBEONLINE.ID – Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendirian. Interaksi dengan orang lain menjadi kebutuhan dasar untuk bertukar pikiran, bekerja sama, hingga menjaga kesehatan mental.
Namun, tidak semua hubungan membawa dampak positif. Ada tipe-tipe orang tertentu yang justru perlahan menguras energi, menurunkan kepercayaan diri, bahkan memengaruhi cara pandang kita terhadap hidup.
Mengenali ciri-ciri ini penting, bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai bentuk perlindungan diri agar tetap tumbuh secara sehat, baik secara emosional maupun mental.
Baca Juga:Malut United Gagal Juara Paruh Musim, Persebaya Jadi Biang Kerok, Gali Freitas Tampil GemilangAyah Bunda Wajib Tahu Kamus Bayi, Ini Bahasa Bayi yang Perlu Diketahui Sejak Dini
Berikut tujuh tipe orang yang sebaiknya diwaspadai dalam lingkungan sosial.
1. Manipulatif, Selalu Punya Agenda Tersembunyi
Orang manipulatif sering terlihat perhatian dan peduli, namun di balik itu ada kepentingan pribadi yang disembunyikan. Mereka pandai memutarbalikkan keadaan hingga kamu merasa bersalah, bahkan saat sebenarnya tidak melakukan kesalahan.
Interaksi dengan tipe ini dalam jangka panjang bisa menggerus rasa percaya diri. Kamu akan sering meragukan keputusan sendiri dan merasa selalu salah. Menjaga jarak menjadi langkah bijak agar tidak terjebak dalam permainan emosinya.
2. Tukang Drama, Semua Hal Dibesar-besarkan
Tipe ini gemar mengubah masalah kecil menjadi persoalan besar. Setiap kejadian selalu dibungkus emosi berlebihan, seolah dunia sedang runtuh. Mengikuti alur emosinya akan membuatmu cepat lelah secara mental.
Berada di dekat orang seperti ini membuat suasana menjadi berat dan penuh ketegangan. Energi yang seharusnya bisa digunakan untuk hal produktif justru habis untuk meredam drama yang tak ada ujungnya.
3. Penguras Energi, Mengeluh Tanpa Solusi
Mengeluh itu manusiawi, namun berbeda dengan mereka yang terus-menerus mengeluh tanpa niat mencari solusi. Orang tipe ini datang hanya untuk melampiaskan beban, bukan memperbaiki keadaan.
Jika terlalu sering berinteraksi, kamu bisa ikut merasa lelah, pesimis, bahkan kehilangan semangat. Bukan karena masalahmu sendiri, tetapi karena beban orang lain yang terus ditumpahkan kepadamu.
