“Motor masih bisa lewat, tapi banyak yang mogok,” ujarnya.
Sulaeman berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan perbaikan sistem pembuangan air agar banjir serupa tidak terulang, baik saat hujan deras maupun ketika air laut pasang.
“Harapan warga, saluran pembuangan airnya diperbaiki. Jadi hujan besar nggak banjir, dan air laut naik juga nggak masuk,” pungkasnya.
Baca Juga:3 Hari Cibuaya Direndam Banjir Selutut, Camat Opa: Dampak Kesehatan Mulai Dirasakan WargaHujan Deras dan Air Rob Rendam Cibuaya, Begini Penampakan Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen
Sementara itu, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, mengatakan pihaknya telah mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak. BPBD juga berkoordinasi dengan aparatur kecamatan dan desa guna mengevakuasi pohon tumbang serta memastikan keselamatan warga.
“Petugas BPBD telah dikerahkan untuk berkoordinasi dengan aparatur kecamatan dan desa setempat guna melakukan proses evakuasi terhadap pohon-pohon yang tumbang. Di Kecamatan Cabangbungin, beberapa pohon tumbang bahkan menimpa rumah warga,” ujar Dodi Supriyadi.
Selain itu, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Desa Segaramakmur, Kecamatan Tarumajaya; Desa Buni Bakti dan Urip Jaya, Kecamatan Babelan; serta Desa Sindangjaya, Lenggahjaya, Lenggahsari, dan Jayalaksana di Kecamatan Cabangbungin.
“Dari laporan yang kami terima, air sempat memasuki pemukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Petugas di lapangan saat ini tengah berkoordinasi dengan aparatur desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak,” tambah Dodi.
Tidak hanya itu, hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada satu unit rumah di RT 02/06 Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong. Bagian atap rumah tersebut beterbangan akibat terpaan angin yang kuat. “Petugas telah menyerahkan bantuan logistik untuk warga terdampak,” ungkapnya.
Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama cuaca ekstrem berlangsung. Ia juga meminta warga segera melapor melalui Hotline BPBD Kabupaten Bekasi jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang atau menghadapi kondisi darurat lainnya.
“Kami mengharapkan kerja sama dari masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya agar langkah mitigasi dapat segera dilakukan,” tandasnya. (Iky)
