Lini Depan Jadi Sorotan, Arema FC Siapkan Tandem Dalberto

Dalberto
Dalberto
0 Komentar

kbeonline.id Arema FC mulai bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026. Manajemen Singo Edan menyadari kebutuhan mendesak untuk menambah amunisi di lini depan, khususnya mencari tandem yang sepadan bagi Dalberto Luan Bello.

Selama putaran pertama, Arema FC dinilai terlalu bergantung pada ketajaman penyerang asal Brasil tersebut. Dari total 23 gol yang berhasil dicetak Arema FC, 10 gol di antaranya disumbangkan oleh Dalberto. Statistik itu menunjukkan betapa sentralnya peran Dalberto dalam skema serangan Singo Edan.

Ketergantungan pada Dalberto Jadi Alarm

Absennya Dalberto dalam beberapa laga menjelang akhir paruh musim berdampak signifikan terhadap performa Arema FC. Singo Edan gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun saat menghadapi Madura United, Persita Tangerang, dan Bali United.

Baca Juga:Fajar Fathurrahman Jadi Amunisi Baru Persija Menuju Putaran KeduaBojan Hodak Beberkan PR Persib Jelang Paruh Kedua Super League

Kondisi tersebut menjadi alarm serius bagi manajemen dan tim pelatih. Arema FC dinilai kesulitan mencetak gol ketika Dalberto tidak berada di lapangan, sehingga variasi serangan menjadi terbatas dan mudah terbaca lawan.

“Setelah melalui sejumlah evaluasi, kami memutuskan untuk mencari penyerang tambahan di lini depan,” ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Kamis (15/1/2026).

Opsi Penyerang Masih Terbatas

Saat ini, Arema FC hanya memiliki Dedik Setiawan sebagai pelapis Dalberto di posisi penyerang tengah. Kondisi tersebut dianggap belum ideal untuk menghadapi ketatnya persaingan putaran kedua Super League.

Jika berkaca pada musim lalu, Singo Edan sempat memiliki lebih banyak opsi di lini depan. Kehadiran legiun asing seperti Charles Lokolingoy kala itu memberi variasi serangan dan opsi target man yang lebih fleksibel.

Namun demikian, manajemen Arema FC menegaskan tidak ingin gegabah dalam mendatangkan pemain baru. Bursa transfer paruh musim disebut memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menemukan pemain yang siap langsung beradaptasi.

“Kalau incaran sebenarnya ada. Seperti Gabi itu kan sudah kami incar sejak sebulan yang lalu sebelum kami datangkan,” ungkap Yusrinal.

Finishing Jadi PR Besar Singo Edan

Berdasarkan hasil evaluasi tim, lini serang menjadi sektor paling krusial yang harus segera dibenahi. Meski Arema FC dinilai cukup baik dalam menciptakan peluang, penyelesaian akhir masih menjadi persoalan utama.

0 Komentar