Urine Berwarna Pekat Saat Puasa, Bahaya atau Normal? Ini Penjelasan Lengkap Dokter

Urine Berwarna Pekat Saat Puasa, Bahaya atau Normal?
Urine Berwarna Pekat Saat Puasa, Bahaya atau Normal?
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Banyak orang merasa khawatir ketika warna urine berubah menjadi kuning pekat saat menjalani ibadah puasa. Kondisi ini kerap dianggap sebagai tanda gangguan ginjal atau kurang sehat. Namun, dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Saddam Ismail, menjelaskan bahwa perubahan tersebut umumnya merupakan proses alami tubuh.

Dalam sebuah video edukasi kesehatan yang diunggah di kanal YouTube miliknya, dr. Saddam Ismail memaparkan alasan ilmiah mengapa urine menjadi lebih pekat selama berpuasa.

Proses Alami Tubuh Saat Puasa

Menurutnya, warna urine dipengaruhi oleh zat bernama urobilin, yaitu sisa pemecahan sel darah merah. Saat seseorang mengonsumsi cukup air, zat tersebut akan larut sehingga urine tampak lebih jernih.

Baca Juga:SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Persija Jakarta vs Borneo FC! Duel Panas Papan Atas BRI Liga 1‎Timur Tengah Panas, Nasib Para Jemaah Umrah Karawang Masih Dicari Tahu Kemenhaj ‎

Namun saat berpuasa, asupan cairan berkurang sehingga tubuh mengalami dehidrasi ringan. Kondisi ini membuat otak melepaskan hormon antidiuretik yang memberi sinyal kepada ginjal untuk menahan air sebanyak mungkin.

Akibatnya, ginjal tetap membuang zat sisa tubuh tetapi dengan volume air yang lebih sedikit. Hal inilah yang menyebabkan urine menjadi lebih pekat, berwarna kuning tua bahkan menyerupai warna teh.

Bukan Tanda Ginjal Rusak

dr. Saddam menegaskan bahwa urine pekat saat puasa bukanlah tanda kerusakan ginjal. Justru kondisi tersebut menunjukkan bahwa ginjal bekerja dengan baik dalam menyesuaikan diri terhadap keterbatasan cairan.

Warna urine biasanya akan kembali normal setelah berbuka puasa dan tubuh mendapatkan asupan air yang cukup.

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Meski umumnya normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai. Masyarakat disarankan segera berkonsultasi ke dokter apabila urine pekat disertai gejala lain seperti:

Rasa perih atau panas saat buang air kecil

Urine berwarna kemerahan atau bercampur darah

Nyeri hebat di pinggang yang menjalar ke perut

Demam tinggi yang mengarah pada infeksi saluran kemih

Gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Saat Puasa

Agar tubuh tetap terhidrasi selama Ramadan, dr. Saddam menyarankan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

0 Komentar