KBEONLINE.ID KARAWANG – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang masih menelusuri kemungkinan adanya jemaah umrah asal Karawang yang terdampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran, Rabu (3/3/2026).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang, Rojak, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan pasti terkait adanya jemaah yang terjebak akibat situasi tersebut. Meski demikian, koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kondisi dan keselamatan para calon tamu Allah.
“Kami sedang menelusuri informasi melalui Ketua Forum Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Karawang. Sampai sekarang belum ada informasi jemaah yang terdampak langsung,” ujar Rojak, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga:Terbongkar! Gudang 187 Ribu Butir Obat Keras Ilegal Digerebek Polisi di Tambun SelatanSeleksi Pendamping UMKM Karawang 2026 Masuki Tahap Studi Kasus, Targetkan 40 Tenaga Ahli
Menurut dia, pihaknya juga mengikuti arahan dari Kementerian Haji dan Umrah pusat, termasuk imbauan kepada masyarakat untuk menunda keberangkatan umrah sementara waktu demi alasan keamanan.
“Sesuai arahan Wakil Menteri, kami mengimbau agar jemaah mempertimbangkan penundaan perjalanan,” katanya.
Rojak menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu surat edaran resmi dari Kantor Wilayah sebagai dasar kebijakan lanjutan di tingkat daerah. Surat tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi penyelenggara perjalanan dan para jemaah.
“Kami masih menunggu edaran resmi dari Kanwil untuk langkah selanjutnya,” ucapnya.
Ia berharap situasi geopolitik di Timur Tengah segera mereda sehingga tidak mengganggu kelancaran ibadah umrah, khususnya bagi jemaah asal Karawang.
Sementara itu, salah seorang calon jemaah umrah asal Karawang, Nopian, mengaku masih menunggu kepastian terkait jadwal keberangkatannya.
Berdasarkan informasi dari pihak travel, penerbangan langsung ke Arab Saudi disebut masih memungkinkan, sementara yang terdampak adalah penerbangan dengan transit di sejumlah negara tertentu.
Baca Juga:Dodol Mak Hj Dobleh di Cibitung Kebanjiran Pesanan Jelang LebaranMelintang di Atas Jalan, Puluhan Spanduk Liar di Tanjungpura–Dengklok Ditertibkan Satpol PP
“Kalau yang transit memang ada kendala. Tapi kalau penerbangan langsung ke Arab Saudi, dari travel katanya masih bisa. Saya rencana berangkat setelah Lebaran, jadi masih menunggu informasi lanjutan,” ujarnya.
