kbeonline.id – Borneo FC Samarinda sukses merebut puncak klasemen BRI Super League 2025-2026 usai meraih kemenangan penting atas Persis Solo. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Jumat (23/1/2026) sore WIB, tim berjuluk Pesut Etam menang tipis dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-18 yang sekaligus menjadi awal putaran kedua kompetisi.
Kemenangan ini membuat Borneo FC menggeser Persib Bandung dari posisi teratas klasemen sementara. Tambahan tiga poin menjadi sangat krusial dalam ketatnya persaingan papan atas musim ini.
Gol Cepat Mariano Peralta Jadi Pembeda
Borneo FC tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan langsung mereka membuahkan hasil cepat pada menit ke-15. Mariano Peralta sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan matang dari Westherley Garcia dengan sepakan jarak dekat yang tak mampu dihalau kiper Persis.
Baca Juga:Borneo FC Fokus Jaga Konsistensi Demi Kejar Gelar Juara Super LeagueJelang Putaran Kedua, Bali United Lepas Yabes Roni dan Datangkan Diego Campos
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Setelah unggul, Borneo FC tetap mencoba menjaga intensitas permainan sembari mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin.
Persis Menekan, Nadeo Tampil Heroik
Tertinggal satu gol di kandang sendiri, Persis Solo berusaha bangkit. Tim tuan rumah meningkatkan tempo permainan dan melancarkan tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Borneo FC.
Beberapa peluang emas sempat tercipta, namun performa gemilang Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang menjadi penghalang utama bagi Persis. Kiper tim nasional Indonesia tersebut melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan Pesut Etam tetap aman hingga laga berakhir.
Hingga wasit meniup peluit panjang, Persis tak mampu memaksimalkan peluang yang ada. Skor 1-0 pun bertahan untuk kemenangan Borneo FC.
Borneo FC Kukuh di Puncak, Persis Masih Terpuruk
Berkat hasil ini, Borneo FC kini mengoleksi 40 poin dan untuk sementara memimpin klasemen Super League 2025-2026, unggul dua angka dari Persib Bandung yang turun ke posisi kedua.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Persis Solo belum mampu keluar dari tren negatif. Laskar Sambernyawa tetap tertahan di peringkat ke-16 atau zona merah dengan raihan 10 poin, dan harus segera berbenah demi menghindari ancaman degradasi.
