KBEONLINE.ID KARAWANG — Seorang penumpang perempuan kereta api rute Jakarta–Tegal mengungkap dugaan pengalaman pelecehan seksual yang dialaminya saat perjalanan malam hari.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 02.20 WIB, ketika sebagian besar penumpang di dalam gerbong tengah tertidur.
Kisah itu dibagikan korban melalui media sosial dan dengan cepat menyebar luas, memicu kekhawatiran publik mengenai keamanan penumpang perempuan di transportasi umum, khususnya pada perjalanan malam.
Baca Juga:Erosi Kali Bekasi Ancam Permukiman Warga Tambun Utara, Rumah Bersertifikat SHM Amblas ke SungaiPrabowo Gaungkan Program Gentengisasi Nasional, Targetkan Atap Rumah Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan
Korban, yang memilih untuk tidak mengungkap identitasnya, menceritakan bahwa kejadian bermula saat dirinya merasa kelelahan dan mencoba beristirahat di kursi 8A.
Dalam kondisi setengah mengantuk, tiba-tiba seorang pria bertubuh tinggi kurus, mengenakan kaos merah, rompi, dan masker, duduk di kursi sebelahnya tanpa izin.
Awalnya, korban mengira pria tersebut hanya penumpang yang kelelahan. Namun, rasa tidak nyaman mulai muncul ketika terjadi kontak fisik yang dinilainya tidak wajar, mulai dari siku yang menyentuh lengannya hingga posisi tubuh pria tersebut yang perlahan semakin mendekat.
Korban mengaku sempat berusaha menghindar dan mendorong tubuh pria itu menjauh. Sayangnya, menurut pengakuannya, tindakan tersebut tidak menghentikan dugaan pelecehan. Pelaku diduga kembali mendekat dengan berpura-pura tertidur.
“Saya tahu dia pura-pura tidur, karena sempat melirik ke arah saya sebelum bergerak,” tulis korban dalam unggahannya dikutip dari akun tiktok @Coachfiqa Rabu, (4/2/2026).
Merasa situasi semakin tidak aman, korban memilih untuk menyelamatkan diri saat kereta berhenti di Stasiun Cirebon.
Ia segera mengemasi barang-barangnya, meminta izin keluar dari kursi, lalu menuju toilet sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada kondektur.
Baca Juga:Deretan Ide Bisnis Musiman Paling Laris Saat Imlek 2026, dari Makanan Khas hingga Amplop Angpao KekinianJadwal Fenomena Langit Februari 2026: Snow Moon, Hujan Meteor, Gerhana, hingga Parade Planet
Pihak kru kereta disebut langsung melakukan penelusuran berdasarkan ciri-ciri pelaku yang disampaikan korban. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Pelaku dengan ciri-ciri tersebut tidak ditemukan di seluruh gerbong,” tulis korban.
Tak hanya itu, korban juga menyoroti kejanggalan lain. Berdasarkan data tiket, kursi 8B seharusnya ditempati oleh penumpang perempuan. Namun, di lapangan kursi tersebut justru diduduki oleh seorang pria.
Hal ini memunculkan pertanyaan terkait keamanan dan sistem verifikasi identitas penumpang.
