Skandal Internal miHoYo, Empat Mantan Karyawan Dipenjara

Skandal Internal miHoYo, Empat Mantan Karyawan Dipenjara
Skandal Internal miHoYo, Empat Mantan Karyawan Dipenjara
0 Komentar

KBEOnline.id – HoYoverse akhirnya buka suara soal kasus dalam negeri yang bikin heboh. Studio yang dulu dikenal sebagai miHoYo ini mengonfirmasi empat mantan karyawannya sekarang harus mendekam di penjara gara-gara kasus suap dan korupsi. Begitu pernyataan resminya dirilis, publik langsung bereaksi—wajar saja, nama HoYoverse sudah besar di dunia game, apalagi lewat Genshin Impact.

Genshin Impact sendiri, sejak debutnya di 2020, meledak jadi salah satu game gacha tersukses secara global. Bareng Honkai: Star Rail dan Zenless Zone Zero, HoYoverse terkenal sangat menjaga integritas IP dan bisnisnya. Pernah juga di awal 2025 mereka bilang bakal dukung Genshin Impact sampai 10 tahun ke depan, bahkan lebih lama. Tapi ternyata, kasus kali ini membuktikan, pelanggaran tetap bisa aja datang dari dalam.

Lewat pernyataan di WeChat tanggal 6 Februari, miHoYo mengungkap empat mantan karyawan itu terbukti menyalahgunakan jabatan dan menerima suap dari mitra bisnis. Setelah proses hukum berjalan, mereka resmi dinyatakan bersalah menerima suap sebagai pihak non-negara, dengan hukuman penjara yang berbeda-beda.

Baca Juga:Anime TV Chii Fuyo Diumumkan, Digarap P.A. WORKSAnime The World’s Strongest Rearguard Pamer Visual Baru, Siap Tayang Juli

Detailnya begini: satu mantan staf divisi suplai logistik, bermarga Kang, dapat hukuman satu tahun empat bulan penjara. Dua mantan karyawan lain bermarga Xu masing-masing dihukum satu tahun tiga bulan. Sementara itu, Cao, mantan tim operasional, divonis enam bulan penjara karena terbukti meraup keuntungan ilegal dari pemasok.

Ternyata, ceritanya nggak berhenti di situ. Ada juga Zhang, mantan anggota tim marketing Genshin Impact, yang ketahuan punya konflik kepentingan karena coba-coba menguntungkan perusahaan pribadinya. Zhang langsung dipecat, diblacklist dari industri, dan kasusnya dilimpahkan ke pihak berwenang untuk diselidiki lebih lanjut.

Sebagai bentuk ketegasan, miHoYo langsung menegaskan kebijakan nol toleransi terhadap suap dan penggelapan. Mereka juga memutus kerja sama dengan 24 perusahaan pemasok yang terlibat praktik curang. Semua vendor itu dilarang kerja sama lagi selamanya dengan grup miHoYo, dan nama-nama pihak terkait sudah dimasukkan ke aliansi anti-penipuan korporat biar nggak bisa balik lagi ke industri sejenis.

Langkah-langkah ini benar-benar menunjukkan posisi HoYoverse yang tegas menjaga bisnis tetap bersih. Kasus ini juga jadi pengingat keras—di balik gemerlapnya industri game dunia, pengawasan internal tetap nggak boleh lengah. (*)

0 Komentar