KBEONLINE.ID KARAWANG – Perayaan Imlek Partai Demokrat 2026 tak hanya diwarnai suasana kebersamaan, tetapi juga momen yang menarik perhatian publik.
Sebuah lukisan bertema Kuda Api karya Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sukses mencuri sorotan setelah terjual dengan nilai fantastis dalam sesi lelang terbuka.
Lukisan berjudul “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” itu laku dengan harga Rp6,5 miliar, setelah melalui persaingan penawaran yang berlangsung sengit di hadapan para tokoh politik dan pengusaha papan atas Tanah Air.
Baca Juga:Doa Makan Sahur dan Berbuka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap: Arab, Latin, Artinya, serta SunnahnyaBegini Sejarah Sholat Tarawih, Istilahnya Ternyata Belum Ada di Zaman Nabi Muhammad SAW
Mengutip tayangan YouTube Merry Riana pada Jum’at (20/2/2026), proses lelang dipandu oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ossy Dermawan.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu keluarga pra-sejahtera, khususnya masyarakat keturunan Tionghoa.
Lelang dibuka dengan harga awal Rp200 juta. Penawaran pertama langsung melonjak ketika Deddy Corbuzier mengajukan nilai Rp1 miliar, memanaskan suasana sejak awal.
Persaingan kemudian semakin ketat ketika nama-nama besar dari kalangan konglomerat mulai masuk.
Low Tuck Kwong menjadi penawar terkuat setelah perwakilannya dari Bayan Resources, Alexander Ery Wibowo, mengajukan tawaran Rp5 miliar.
Tawaran tersebut tak dibiarkan begitu saja. Pengusaha nasional Hermanto Tanoko kemudian menaikkan nilai menjadi Rp6 miliar, membuat atmosfer lelang semakin panas.
Namun pada akhirnya, Low Tuck Kwong kembali menaikkan penawaran menjadi Rp6,5 miliar, sekaligus memastikan lukisan Kuda Api resmi menjadi miliknya.
Baca Juga:Anggaran Pendidikan APBN 2026 Capai Rp470,46 Triliun, Program MBG Jadi Penyerap TerbesarTanggapi Gugatan Guru Honorer soal Anggaran MBG ke MK, Purbaya: Lemah dan Berpeluang Ditolak
Berdasarkan data Forbes, Low Tuck Kwong saat ini tercatat sebagai orang terkaya kedua di Indonesia, dengan total kekayaan sekitar US$20,4 miliar yang bersumber dari bisnis pertambangan batu bara.
Sementara itu, Hermanto Tanoko masuk dalam jajaran 20 besar orang terkaya Indonesia, dengan gurita bisnis di sektor manufaktur cat, properti, dan industri.
