Setahun pertama ini seharusnya menjadi momentum pembelajaran. Bukan hanya bagi Plt Bupati, tetapi juga bagi seluruh jajaran pemerintahan: bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keberanian mengambil keputusan dalam kondisi sulit adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan.
Jika Kabupaten Bekasi mampu melewati masa ujian ini dengan birokrasi tetap produktif dan program publik berjalan, maka satu tahun yang penuh gejolak ini bisa menjadi titik awal kebangkitan dan pembenahan. Sebaliknya, kegagalan menyeimbangkan tanggung jawab administratif dan tekanan publik bisa meninggalkan luka panjang bagi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Setahun bukanlah waktu lama dalam sejarah pemerintahan, tetapi cukup untuk menunjukkan siapa yang mampu bertahan dan beradaptasi di tengah badai politik dan hukum. Hal ini menjadi tantangan tersendiri buat Asep sekaligus menjadi panggung untuk membuktikan bahwa kepemimpinan sejati diuji bukan hanya saat tenang, tapi juga saat sulit. (Iky)
