KBEonline.id – Warga Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan munculnya jadad pria misterius di Irigasi Tambun Utara.
Peristiwa penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas di saluran irigasi itu tepatnya di Jalan Kong Isah (2/3).
Temuan tersebut sontak membuat heboh warga dan memicu kerumunan di sekitar lokasi.
Baca Juga:Janji Tak Ada Lagi Perang Malah Jadi Biang Kerok Peperangan, Warga Amerika Nyesel Pilih TrumpLelaki Serong Ini Namanya Bilal Ismail Hamdi, Punya anak Istri, Bunuh Selingkuhan Mayatnya Dibuang ke KJIE
Jasad ditemukan dalam posisi tertelungkup dan mengambang di aliran air. Warga yang penasaran berbondong-bondong mendatangi lokasi hingga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kong Isah tersendat.
Penemuan mayat berawal dari seorang pencari ikan yang beraktivitas di sekitar aliran air. Berdasarkan informasi di lapangan, jasad terlihat sekitar pukul 15.00 WIB.
Laporan itu segera ditindaklanjuti tim relawan gabungan yang kemudian mengevakuasi korban dari permukaan air pada malam hari.
“Awalnya ada orang nyetrum ikan, terus dia nemu jenazah itu. Dia langsung teriak minta tolong,” kata Rahman warga setempat kepada kbeonline.id.
Mendapat laporan warga, aparat kepolisian dari Polsek Tambun segera mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Proses identifikasi awal sempat terhambat karena banyaknya warga yang ingin melihat langsung kondisi korban.
Petugas kemudian mengevakuasi jasad menggunakan kantung jenazah. Dari pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan tidak ditemukan identitas pada tubuhnya.
Polisi juga mendapati luka robek di bagian dahi yang diduga akibat benturan benda tumpul. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Baca Juga:Penanganan Sampah Kabupaten Bekasi Setengah-setengah, Perbupnya Belum Terbit JugaPuasa di Musim Hujan Terasa Tetap Hangat, Ada Bejo Anti Angin Spot di Tengah Ramadan
Relawan dari Tambun Utara, Yopi, mengatakan laporan diterima tak lama setelah saksi mata melihat tubuh manusia tersangkut di aliran irigasi.
“Asal mulanya jenazah ditemukan oleh tukang setrum ikan sekitar jam 3an. Waya mendapatkan laporan dari warga yang menemukan dan kami bersama tim relawan gabungan alhamdulillah sudah mengevakuasi dan kita terserahkan kepada pihak yang berwenang,” kata Yopi.
Menurutnya, kondisi fisik korban masih utuh saat diangkat. Namun, terdapat perubahan pada tubuh akibat terlalu lama terendam.
“Kondisi jasad ahamdulillah utuh. Cuma terkait bengkak-bengkak itu memang biasanya kalau jenazah sudah dihitungan jam dalam air biasanya mengalami pembengkakan,” katanya.
