Perpusda Karawang Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit Selama Ramadan

Perpusda Karawang Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit Selama Ramadan
Perpusda Karawang Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit Selama Ramadan
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG — Perpustakaan Daerah (Perpusda) Karawang menjadi salah satu tempat yang dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa selama bulan Ramadan. Setiap harinya, ratusan pengunjung datang untuk membaca buku, belajar, hingga menyelesaikan tugas. Perpusda Karawang jadi tempat favorit warga ngabuburit selama ramadan.

‎‎Perpustakaan yang berada di kawasan Masjid Aljihad Karawang, Jalan Ahmad Yani, Karawang Barat ini tetap ramai dikunjungi meskipun sedang menjalani ibadah puasa.‎‎Salah satu pengunjung, Nurul Rahma Amalia, mengaku cukup sering datang ke Perpusda Karawang selama Ramadan. Mahasiswi tersebut mengatakan dalam satu minggu ia bisa berkunjung hingga tiga kali.‎‎“Kalau bulan puasa saya justru lebih sering ke perpustakaan. Biasanya dalam seminggu bisa tiga kali, sekalian mengerjakan tugas kuliah dan membaca buku,” ujarnya, Jumat (6/3).‎‎Menurutnya, suasana perpustakaan yang tenang membuatnya lebih mudah berkonsentrasi saat belajar. Ia bahkan kerap bersama teman-temannya bertahan hingga sore hari untuk sekaligus menunggu waktu berbuka puasa.‎‎“Di sini suasananya lebih nyaman dan tenang, jadi lebih fokus belajar. Kadang juga sekalian menunggu waktu berbuka,” katanya.‎‎Sementara itu, pustakawan Perpusda Karawang, Siti Sobiroh, menyampaikan jumlah pengunjung selama Ramadan tidak mengalami penurunan yang berarti dibandingkan hari-hari biasa.‎‎“Rata-rata pengunjung sekitar 150 sampai 200 orang setiap hari. Selama Ramadan jumlahnya relatif stabil,” jelasnya.‎‎Ia menuturkan, Perpusda Karawang menyediakan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Layanan tersebut meliputi layanan anak, layanan referensi, koleksi terbitan berkala, bimbingan pemustaka, hingga fasilitas komputer.‎‎Selain layanan di dalam gedung, Perpusda Karawang juga memiliki program perpustakaan keliling atau pustakling yang menjangkau sekolah serta masyarakat di sejumlah desa.‎‎“Kami memiliki dua unit kendaraan pustakling yang biasanya melayani sekolah dasar dan menengah pertama, juga masyarakat desa sesuai kebutuhan,” ungkap Siti.‎‎Selama bulan Ramadan, layanan pustakling juga turut serta dalam kegiatan tarawih keliling (tarling) yang diselenggarakan oleh Bupati Karawang di beberapa lokasi.‎‎“Pada Ramadan ini pustakling ikut mendukung kegiatan tarling Bupati di sekitar 10 titik,” katanya.‎‎Dari sisi koleksi, Perpusda Karawang memiliki sekitar 16 ribu judul buku dengan beragam kategori. Koleksi tersebut meliputi buku anak-anak, buku penunjang pendidikan, hingga referensi seperti kamus, ensiklopedia, dan biografi.‎‎Selain itu, perpustakaan juga menyimpan sejumlah karya penulis lokal Karawang yang hanya dapat dibaca di tempat.‎‎“Kami juga memiliki koleksi karya daerah, seperti buku tentang sejarah Karawang, Rengasdengklok, Batujaya, hingga Rawagede. Koleksi tersebut tidak dipinjamkan dan hanya bisa dibaca di perpustakaan,” jelasnya.‎‎Siti menambahkan, pengunjung Perpusda Karawang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.‎‎“Pengunjungnya cukup beragam, mulai dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga karyawan dan ASN. Banyak juga yang datang untuk ngabuburit sambil membaca,” pungkasnya.(Aufa)

0 Komentar