KBEONLINE.ID — Debut pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, berjalan manis dalam ajang FIFA Series saat menghadapi Saint Kitts & Nevis national football team di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). BABAK PERTAMA Timnas Indonesia Unggul 2-0 Atas Saint Kitts & Nevis Beckham Putra Bungkam Kritik Cetak Brace.
Pelatih asal Inggris tersebut menghadirkan pendekatan taktik yang cukup unik dengan menurunkan formasi dasar 4-4-2 tanpa gelandang murni. Ia justru menempatkan Jordi Amat dan Calvin Verdonk sebagai gelandang tengah yang berperan hybrid. Formasi ini fleksibel berubah menjadi 3-5-2 saat menyerang dan 5-3-2 ketika bertahan.
Herdman mengaku dirinya hanya menyempurnakan fondasi yang telah dibangun pelatih sebelumnya. Menurutnya, era Shin Tae-yong membuat tim bermain rapi dan solid, sementara pendekatan menyerang yang berkembang di masa Patrick Kluivert memberikan keseimbangan ofensif yang baik.
Baca Juga:Jumlah Kecelakaan di Pos PMI Tanjungpura Klari Menurun pada Arus Mudik Tahun IniBansos Tak Lagi Salah Sasaran? Karawang Klaim Kasus Pinjol Turun Signifikan
Susunan Pemain Timnas Indonesia
Timnas Indonesia tampil dengan komposisi pemain: Maarten Paes, Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott, Dony Tri Pamungkas, Calvin Verdonk, Jordi Amat, Beckham Putra, Kevin Diks, Ramadhan Sananta, dan Ole Romeny.
Keputusan Herdman memainkan Beckham Putra sejak menit awal sempat memicu perdebatan di kalangan netizen. Namun kepercayaan tersebut justru berbuah manis di lapangan.
Beckham Putra Bungkam Kritik
Pada menit ke-16, Beckham Putra berhasil membuka keunggulan Timnas Indonesia setelah memanfaatkan ruang kosong hasil umpan terobosan akurat dari Ole Romeny. Gol tersebut langsung mengubah atmosfer pertandingan.
Tak berhenti di situ, pada menit ke-25 Beckham kembali mencetak gol keduanya. Serangan diawali umpan terobosan Jordi Amat kepada Ramadhan Sananta yang kemudian diteruskan ke Ole Romeny. Setelah melakukan scanning dan melihat posisi Beckham tanpa penjagaan, Ole mengirimkan umpan matang yang langsung diselesaikan dengan dingin menjadi gol.
Selebrasi menutup telinga yang dilakukan Beckham menjadi simbol pembuktian dirinya setelah sebelumnya mendapat kritik tajam terkait pemanggilan ke Timnas.
Permainan Timnas Semakin Solid
Secara permainan, Timnas Indonesia tampil dominan dengan variasi serangan yang lengkap, baik melalui kombinasi umpan pendek maupun skema long ball. Transisi bertahan dan menyerang terlihat lebih seimbang, menunjukkan sentuhan taktik Herdman yang mampu menyatukan kekuatan tim secara kolektif.
