KBEONLINE.ID KARAWANG– Arus mudik tahun ini di wilayah Jalan Lingkar Luar Tanjungpura, Klari, menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah korban kecelakaan yang tercatat di salah satu pos mencapai 51 orang. Meskipun demikian, sebagian besar insiden yang terjadi tidak tergolong kecelakaan berat.
Palang Merah Indonesia (PMI) setempat mengoperasikan dua pos layanan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan selama periode arus mudik. Pos-pos ini berfungsi memberikan pertolongan pertama kepada korban serta membantu penanganan darurat di lokasi kejadian.
Koordinator Pos PMI, Uci Sanusi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan angka kecelakaan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Ia menilai kondisi ini sebagai hasil dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Baca Juga:Bansos Tak Lagi Salah Sasaran? Karawang Klaim Kasus Pinjol Turun SignifikanDLH Jabar Didampingi DLH Karawang Dalami Dugaan Pencemaran Sungai Cigembol
“Dibandingkan tahun kemarin, kecelakaan di tahun ini lebih minim. Selain itu, kasus yang terjadi juga bukan kecelakaan yang parah,” ujar Uci Sanusi, Jumat (27/3).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar korban kecelakaan merupakan pengendara sepeda motor. Faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi saat berkendara menjadi penyebab utama insiden di jalur tersebut.
Menurut Uci, pihaknya terus mengimbau para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, untuk lebih berhati-hati dan memanfaatkan pos istirahat yang tersedia. Hal ini penting guna menjaga kondisi fisik tetap prima selama perjalanan jauh.
Selain memberikan layanan medis, PMI juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lalu lintas di sekitar pos. Upaya ini dilakukan untuk memastikan respon cepat apabila terjadi kecelakaan di jalur arus mudik.
Dengan adanya penurunan angka kecelakaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berkendara dapat terus meningkat. PMI pun berkomitmen untuk tetap siaga memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan para pemudik.(Aufa)
