kbeonline.id – Persaingan menuju gelar BRI Super League 2025-2026 semakin memasuki fase panas, dan Borneo FC Samarinda tak ingin sekadar menjadi penonton di akhir musim. Dengan sembilan laga tersisa, Pesut Etam kini berada di jalur perburuan juara dengan selisih empat poin dari pemuncak klasemen.
Fokus Penuh di Fase Penentuan
Setelah jeda kompetisi, Borneo FC langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi periode paling krusial musim ini. Pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa tantangan di akhir kompetisi tidak hanya soal taktik, tetapi juga kekuatan mental.
Menurutnya, tekanan yang meningkat justru menjadi ujian sesungguhnya bagi setiap pemain. Konsistensi dan ketahanan mental akan menjadi pembeda antara tim yang sekadar bersaing dan tim yang benar-benar siap menjadi juara.
Baca Juga:Super League Kembali Bergulir, Persib Hadapi Ujian Berat di PuncakTanpa Pilar Asing, Arema FC Andalkan Kekuatan Lokal Hadapi Malut United
“Fase ini bukan hanya soal kualitas permainan, tapi juga bagaimana kami menjaga fokus di setiap pertandingan,” tegas Lefundes.
Jeda Kompetisi Dimanfaatkan Maksimal
Selama masa libur, tim pelatih memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus menyegarkan mental. Langkah ini terbukti penting agar tim kembali dengan energi baru saat kompetisi dilanjutkan.
Dengan kondisi yang lebih segar, Borneo FC diharapkan mampu tampil stabil di setiap laga. Sebab, di fase ini, satu kesalahan kecil saja bisa berdampak besar terhadap posisi di klasemen.
Tekanan dari Puncak Klasemen
Saat ini, Borneo FC menempati posisi kedua dengan 54 poin, tepat di bawah Persib Bandung yang memimpin klasemen. Selisih empat poin membuat peluang juara masih sangat terbuka.
Namun, kondisi ini juga berarti Borneo FC tidak boleh terpeleset. Setiap pertandingan menjadi laga hidup-mati untuk terus menjaga jarak dan menekan Persib di puncak.
Komitmen Tim Jaga Asa Juara
Semangat serupa juga disampaikan manajer tim, Dandri Dauri. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim memiliki tekad yang sama untuk mengejar gelar hingga akhir musim.
Kerja keras, disiplin, dan fokus menjadi kunci utama yang harus dijaga dalam setiap pertandingan. Tidak ada ruang untuk lengah jika ingin menjaga peluang tetap hidup.
